Penuhi Kebutuhan Idul Fitri, Sejumlah Poktan di Tanjungpinang Segera Panen Cabai Hijau
Wednesday, 27 March 2024 10:00 WIB
Ilustrasi panen cabai (Dok.Pixabay)
Radarsuara.com - Sejumlah kelompok tani (Poktan) yang mendapatkan binaan dan dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang, segera menuai hasil.
Dalam waktu dekat atau sekitar akhir Maret 2024, para petani tersebut akan melakukan panen raya dengan beberapa komoditi seperti cabai hijau, tomat, kacang panjang, timun, pare dan jambu kristal.
Khusus cabai hijau, panen raya diperkirakan mencapai 560 kilogram berdasarkan luas lahan yang telah dihitung.
"Beberapa kelompok tani akan diperhitungkan akan melakukan panen cabai hijau secara serentak akhir Maret ini. Total panen berdasarkan luasan produksi, diperkirakan mencapai sekitar 560 kilogram," ungkap Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang Robert, Rabu, 27 Maret 2024.
Dia menilai panen raya tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang untuk mendukung dan menjaga ketersediaan bahan pokok jelang Hari Raya Idul Fitri.
"Kita harapkan mampu membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat menghadapi Idul Fitri," terang Robert.
Adapun para petani yang sukses menuai hasil ini, kata dia, tak lepas dari dukungan bantuan pupuk bersubsidi diberikan kepada kelompok tani yang memiliki luas lahan kurang dari 2 hektare.
Selain bantuan subsidi pupuk, kelompok tani juga menerima pendampingan penyuluhan dari penyuluh tani DP3 Kota Tanjungpinang.
Sembilan kelompok tani penerima program bantuan yang tersebar di empat wilayah kecamatan, menerima bantuan sebanyak 8 ton pupuk urea dan 15 ton pupuk NPK.
Tak hanya itu, lanjutnya, Pemkot Tanjungpinang juga menyerahkan bantuan sarana produksi pertanian berupa traktor, gerobak dorong, paranet, cangkul, tangki air, handsprayer, bibit cabai, dan bibit tanaman hortikultura kepada 27 kelompok tani dan masyarakat penerima manfaat lainnya.
"Bantuan solar subsidi diberikan kepada petani yang menggunakan alat dan mesin pertanian berbahan bakar solar. Kita juga mendapat dukungan dari Pemprov Kepri melalui bantuan pestisida, mulsa, dan benih cabai. Hingga penerima bantuan dapat diperluas," jelasnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto menyampaikan bahwa panen cabai dan sejumlah komoditi pertanian secara serentak itu diharapkan mampu mengintervensi harga cabai di pasar.
Dengan adanya subsidi pupuk, bibit, dan sarana produksi pertanian, kata dia, harga jual produk pertanian yang dipanen kelompok tani jelas berada di bawah harga pasar.
"Panen serentak sejumlah komoditi pertanian, terutama cabai, diyakini mampu memberi dampak pada terkendalinya harga cabai di pasaran. Selain gerakan pangan murah, dan pasar murah yang terus dilaksanakan, pemberian bantuan pupuk, solar, bibit, dan sarana produksi pertanian merupakan bentuk intervensi Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk mengendalikan inflasi," kata Teguh.
Penulis : Mahipal
Editor : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023