Pertanian dan Peternakan

Gandeng Pupuk Indonesia, Distan Kota Denpasar Wujudkan Pertanian Presiden

Tuesday, 26 March 2024 15:00 WIB
Distan Kota Denpasar Kembangkan Pertanian Presisi dengan Menggunakan Teknologi. (Dok.digitalbisnis.id)

Radarsuara.com - Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar, Bali bekerja sama dengan Pupuk Indonesia dalam mewujudkan pertanian presisi yang efektif, efisien dan berkelanjutan.

Analis Prasarana Sarana Pertanian Distan Kota Denpasar, IGAN Anggreni Suwari menjelaskan, sebelum kerja sama terjalin, pada tahun 2023 pihaknya telah melakukan kegiatan pemetaan lahan pertanian di 41 subak di Denpasar. 

"Kegiatan ini penting untuk memetakan lahan di Denpasar, sehingga menghasilkan pemetaan yang akurat," ujarnya, Selasa 26 Maret 2024.

Setelah pemetaan dilakukan, lanjutnya, Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) akan diinput setiap tahun sebagai alokasi kebutuhan pupuk.

"Dengan begitu, kita akan mengetahui luas petakan petani dan jumlah pupuk yang dibutuhkan, sehingga penyaluran pupuk subsidi dapat tepat sasaran," jelasnya.

Selain itu, Distan Kota Denpasar juga menggunakan teknologi drone spektral untuk memetakan unsur hara di 13 subak bekerja sama dalam demplot di Subak Uma Desa.

"Kami menyediakan drone tersebut bekerja sama dengan Pupuk Indonesia dan hanya membeli aplikasi, yaitu Aplikasi Geo Spasial Lahan," jelas Anggreni.

Pemanfaatan drone dilakukan saat tanaman berusia 0 hingga 20 hari sehingga setelah pemetaan dan diketahui unsur hara yang terkandung dalam tanah, petani bisa langsung melakukan pemupukan.

Anggreni berharap penggunaan teknologi drone ini dapat semakin digencarkan untuk membantu petani di Kota Denpasar yang memiliki luas lahan pertanian mencapai 1.680 hektare.

"Dengan drone ini, selain dapat melakukan pemetaan unsur hara, kami juga bisa memprediksi panen setelah umur padi mencapai 90 hari setelah tanam," tandasnya.

Penulis: Asep Supriyanto

Editor: Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...