Pertanian dan Peternakan

Cegah Kelangkaan Beras, Pengamat UGM Dorong Pemerintah Maksimalkan Data Pertanian

Thursday, 21 March 2024 09:00 WIB
Ilustrasi pertanian (Dok.Pixabay)

Radarsuara.com - Pengamat Bidang Agrometeorologi, Ilmu Lingkungan, dan Perubahan Iklim Universitas Gadjah Mada (UGM) Bayu Dwi Apri Nugroho mendorong pemerintah untuk memanfaatkan data pertanian untuk mencegah kelangkaan beras.

Bayu menyebut, pemanfaatan data pertanian yang maksimal dan kuat akan dapat membantu mengantisipasi kenaikan harga beras dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.

"Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memperkuat data pertanian dengan memanfaatkan informasi dalam sistem produksi pertanian," ujarnya, Kamis 21 Maret 2024.

Penggunaan teknologi ini, lanjutnya, memungkinkan pencatatan yang lebih detail tentang proses produksi pertanian, dari hulu sampai hilir, dan dari lingkungan hingga tanaman.

Menurut Bayu, analisis big data yang mencakup data pertanian dapat membantu petani meningkatkan produktivitas mereka dengan pemahaman yang lebih baik tentang proses pertanian.

Bayu juga menekankan pentingnya koordinasi antara Kementerian Kominfo, Dinas Pertanian, Dinas Informasi dan Komunikasi, dan pemerintah daerah dalam pengumpulan data pertanian.

"Dengan sinkronisasi data, analisis, dan prediksi yang tepat, kebijakan yang diperlukan dapat diambil untuk mengatasi tantangan masa depan dalam bidang pertanian," katanya.

Penggunaan data yang terintegrasi antar badan terkait dianggap sebagai solusi yang tepat untuk memastikan keputusan dan kebijakan yang diambil berdasarkan data yang akurat, termasuk keputusan terkait impor beras dan antisipasi terhadap dampak perubahan iklim seperti El Nino dan La Nina.

Penulis : Mahipal

Editor : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...