Guru Besar UGM Minta Pemerintah Beri Dukungan Optimal Terhadap Peternak Sapi Perah
Thursday, 14 March 2024 10:00 WIB
Guru Besar dari Fakultas Peternakan UGM, Prof Ali Agus (Dok.UGM)
Radarsuara.com - Guru Besar dari Fakultas Peternakan UGM, Prof Ali Agus meminta pemerintah untuk secara optimal memberikan dukungan terhadap para peternak sapi perah di Indonesia.
Ali Agus menyebut sejauh ini dukungan yang diberikan pemerintah kepada peternak sapi perah, masih terbilang lemah.
Berdasarkan data yang ada, kata dia, dari 84 perusahaan industri pengolahan susu sapi dan produk turunannya, hanya 14 industri yang bermitra dengan koperasi dan peternak sapi perah.
Selain itu, Ali Agus juga menyoroti penurunan populasi sapi perah yang diakibatkan oleh penyakit yang marak menyerang hewan ternak. Menurutnya, hal ini menyebabkan produksi susu peternakan sapi di Indonesia turun hingga 30 persen.
"Populasi sapi perah sedang terpuruk karena penyakit PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) dan penyakit lainnya sehingga produksi turun hingga 30 persen," ungkap Ali Agus, Kamis 14 Maret 2024.
Ali Agus menekankan bahwa PMK juga berdampak negatif terhadap harga jual susu di level peternakan, terutama saat harga pakan peternakan sapi terus meningkat.
"Harga jual susu di level peternak menjadi tidak menarik akibat PMK, padahal harga pakan terus semakin naik," jelasnya.
Ali Agus menilai harga pakan sapi menjadi persoalan bagi para peternak, ditambah lagi dengan harga jual susu sapi yang tidak menarik, menjadi catatan penting bagi pemerintah.
Dia pun mengusulkan beberapa langkah, seperti peningkatan persusuan nasional, peningkatan kemitraan industri dan peternak sapi perah, peningkatan mekanisasi kandang dan pemerahan, serta mendatangkan sapi perah sebanyak 300 ribu ekor per tahun serta penguatan koperasi.
"Termasuk juga pentingnya pendirian pabrik pakan sapi, peningkatan jumlah industri pengolahan susu, pemberdayaan peternak, penjaminan mutu sapi, dan hasil produk sapi perah," jelas Ali Agus.
Penulis : Mahipal
Editor : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023