Pertanian dan Peternakan

Pemkot Bogor Jamin Ketersediaan Bahan Pangan Aman Selama Ramadan

Tuesday, 12 March 2024 13:48 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya dan Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto saat meninjau pasar Tekum Kemang. (Dok.diskominfo)

Radarsuara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, menjamin ketersediaan bahan pangan di daerahnya aman selama Ramadan hingga Lebaran.

Kondisi tersebut telah ditinjau langsung oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya belum lama ini di Pasar Tekum Kemang.

Didampingi Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto, perwakilan Forkopimda, Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Syarifah Sofiah, dan jajaran direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Bima berbincang dengan beberapa pedagang dan pembeli untuk memastikan distribusi atau pasokan bahan pangan terjaga dengan baik.

"Kami melihat harga-harga cukup stabil, dan pasokannya juga lancar. Terdapat sedikit kenaikan pada harga beras, namun kami akan melakukan pengecekan lebih lanjut di tempat lain. Namun, untuk sayur dan buah, stoknya aman dan harganya stabil," ujarnya, Selasa 12 Maret 2024.

Meskipun kondisi saat ini stabil, kata dia, Pemkot Bogor bersama Forkopimda dan TPID terus memastikan kelancaran distribusi dan pasokan sayur serta buah dari daerah produsen.

Menurut Bima, fluktuasi harga sering kali terjadi karena masalah suplai terhambat atau gagal panen. Namun, setelah pemeriksaan lapangan, kelancaran pasokan dapat dipastikan.

"Berdasarkan pemeriksaan kami hari ini, pasokan bahan pangan berasal dari wilayah luar Bogor, seperti Brebes, Magelang, dan Wonosobo untuk beberapa jenis sayuran. Namun, stoknya terjamin dan pasokannya lancar setiap harinya," jelasnya.

Meskipun ada kekhawatiran terhadap kenaikan harga, terutama pada produk-produk seperti cabai, beras, dan bawang, namun hal ini tidak mengganggu kelancaran pasokan dan stabilitas harga.

"Dengan ketersediaan pasokan yang baik seperti ini, kami yakin dapat menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan selama bulan Ramadhan," tambahnya.

Penulis: Asep Supriyanto

Editor: Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...