Kawin Suntik jadi Modal Utama Peningkatan Produksi Ternak
Tuesday, 27 February 2024 11:05 WIB
Pemkab Sumedang optimalkan penggunaan Inseminasi Buatan (IB) untuk domba dan kambing (Dok.Sumedang)
Radarsuara.com - Untuk menggenjot peningkatan produksi ternak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak), terus mengoptimalkan inseminasi buatan (IB) atau kawin suntik.
Tidak hanya pada sapi, layanan IB di Kabupaten Sumedang ini juga diberlakukan untuk domba dan kambing.
Kepala UPTD Pembibitan Diskanak Kabupaten Sumedang Novi Sri mengatakan, agar semua jenis ternak mendapatkan hak yang sama, pihaknya juga menyediakan semen beku atau straw domba dan kambing untuk pelaksanaan IB tersebut.
"Jadi bagi peternak yang mau mencoba kawin suntik untuk domba maupun kambing bisa menghubungi petugas inseminator yang tersebar di wilayah Kecamatan," jelas Novi Sri, Selasa 27 Februari 2024.
Hanya saja, lanjut Novi, saat ini tingkat keberhasilan kawin suntik pada domba dan kambing masih relatif lebih kecil dibandingkan kawin suntik pada sapi.
Kata Novi, layanan IB untuk domba dan kambing saat ini masih relatif sedikit jika dibandingkan dengan sapu.
"Dalam setahun, permintaan IB untuk domba dan kambing tidak lebih dari 100 ekor sedangkan sapi yang bisa lebih dari 10.000. Sehingga untuk domba dan kambing ini, peternak lebih memilih perkawinan secara alami dan memilih bibit sesuai keinginan," jelas Novi.
Sekadar informasi, Inseminasi Buatan atau kawin suntik merupakan sebuah inovasi bioteknologi reproduksi peternakan yaitu suatu cara atau teknik untuk memasukkan mani (spermatozoa atau semen) yang telah dicairkan dan telah diproses terlebih dahulu yang berasal dari ternak jantan ke dalam saluran alat kelamin betina.
Penulis : Dony PH
Editor : Khaerul Uman
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023