Pertanian dan Peternakan

Penuhi Kebutuhan Pupuk Nonsubsidi, Kemenko Perekonomian Gelar Diskon Pupuk

Monday, 05 February 2024 11:03 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Dok.Ekon)

Radarsuara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Gebyar Diskon Pupuk dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan produktivitas pertanian.

"Saya senang ada diskon pupuk. Karena masalah pertanian menjadi perhatian utama pemerintah. Nah, Pemerintah melihat tahun kemarin El Nino dan sekarang sudah masuk musim tanam, maka pupuk harus tersedia,” kata Airlangga, Senin 5 Februari 2024.
 
Pada kegiatan gebyar diskon pupuk tersebut, pemerintah telah menugaskan PT Pupuk Indonesia (Persero) untuk memenuhi kebutuhan pupuk nonsubsidi dan mendorong petani agar segera melakukan penebusan pupuk.
 
Sementara itu, jumlah petani yang mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi tahun 2024 yakni sebanyak 14,3 juta petani dengan alokasi pupuk bersubsidi sebanyak 5,2 juta ton. 
 
Airlangga mengatakan, untuk mengatasi adanya kekurangan jumlah pupuk bersubsidi, Presiden Joko Widodo pada 2 Januari 2024 juga telah memberikan arahan untuk menambah anggaran sebanyak Rp14 triliun atau sebanyak 2,5 juta ton pupuk bersubsidi.
 
Pada kesempatan tersebut, diskon pupuk disalurkan sebanyak 1.000 kupon bagi para petani di Kabupaten Bekasi untuk tebus murah 1 paket pupuk yang terdiri dari 25 kg urea nonsubsidi dan 25 kg NPK nonsubsidi. 
 
Untuk tebus murah 1 paket pupuk, petani akan membayar sebesar Rp270.000 atau mendapatkan diskon 40 persen dari harga normal sebesar Rp450.000. Sementara itu, total alokasi pupuk bersubsidi tahun 2024 untuk Kabupaten Bekasi tercatat mencapai 9.111,33 ton dan per tanggal 3 Februari 2024 telah terealisasi penyalurannya sebesar 15 persen atau sebanyak 1.367 ton.
 
Airlangga menyebut, gebyar diskon pupuk ini dilaksanakan karena 
pertanian merupakan sektor yang memiliki kontribusi besar dan turut berperan penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional. 
 
Pada triwulan ketiga tahun 2023, sektor pertanian tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 1,46 persen (yoy) dan mampu memberikan kontribusi sebesar 13,57 persen ke PDB. Kata Airlangga, keberhasilan itu tak lepas dari peran para petani.
 
"Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran para petani yang telah bekerja keras dan ikut serta mendukung ketahanan pangan nasional," katanya.
 
Airlangga pun berharap gebyar diskon pupuk bisa membantu para petani dalam menanam dan menghasilkan pertanian yang baik. 
 
Penulis : Dony PH
Editor.   : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...