Pertanian dan Peternakan

Flu Burung Menjangkiti Ayam di Peternakan

Friday, 02 February 2024 15:45 WIB
Petugas Dinas Perikanan dan Peternakan Barito Timur melakukan disinfekai kandang ternak ayam. (Dok.borneonews.com)

Radarsuara.com - Berdasarkan hasil uji laboratorium, kasus banyaknya ayam milik peternak yang mati mendadak di Kabupaten Barito Timur ternyata positif terinfeksi Virus Avian Influenza (AI) atau Flu Burung.

Kepala Perikanan dan Peternakan atau Diskanak (Diskanak) Barito Timur Abianhin mengatakan, bahwa pihaknya telah menerima hasil uji laboratorium dari Balai Veteriner (Bivet) Banjarbaru atas sampel uji ayam yang mati mendadak.
 
"Hasil uji lab menunjukan, dari 29 sampel yang diuji ternyata ada 15 sampel ternak unggas yang mati mendadak dinyatakan positif terkena Virus Avian Influenza (AI) atau Flu Burung," kata Abianhin.
 
Menindaklanjuti hasil uji dari Bivet Banjarbaru tersebut Diskanak Barito Timur akan terus melaksanakan penyemprotan desinfektan secara masif ke peternakan unggas.
 
"Atas kasus ini, kedepan kami akan semakin memperketat pengawasan peredaran unggas dari luar maupun dalam daerah Barito Timur," ujarnya.
 
Dirinya juga mengimbau, kepada para pelaku usaha peternakan untuk melakukan vaksinasi Flu Burung serta masyarakat peternakan untuk melakukan biosekuriti kandang.
 
Untuk mencegah penyebaran virus yang mematikan hewan ternak khususnya unggas itu, Diskanak Barito Timur menyediakan desinfektan  untuk dibagikan kepada para peternak.
 
"Kami harap, peternak melakukan desinfeksi di tempatnya masing-masing. Lalu kami juga minta peternak agar membeli bibit unggas yang telah tervaksin Flu Burung," pintanya.
 
Dirinya juga berpesan, agar masyarakat  tidak mengkonsumsi daging dari ayam-ayam yang mati karena terpapar virus Flu Burung itu.
 
"Ternak unggas yang mati mendadak, tidak boleh dikonsumsi dan harus dimusnahkan dengan cara dikubur atau dibakar untuk mencegah penyebaran virus," pungkasnya.
 
Penulis : Asep Supriyanto
Editor.   : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...