Pertanian dan Peternakan

Pemkab Aceh Besar Jalin Kerjasama dengan Vietnam

Thursday, 01 February 2024 16:43 WIB
Pj Bupati Aceh Besar saat melakukan rapat koordinasi zoom dengan KBRI Hanoi Vietnam. (Dok.acehbesarkab.go.id)

 

Radarsuara.com - Untuk pengembangan bisnis produk pertanian Pemkab Aceh Besar buka pasar ekspor ke Vietnam. Terobosan itu dilakukan melalui Kedubes Besar Republik Indonesia (KBRI) di Hanoi Vietnam.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto mengikuti zoom meeting pilot project smart farming padi di Aceh Besar dengan Kedubes Besar Republik Indonesia di Hanoi Vietnam.
 
Pj Bupati Aceh Besar menyampaikan terima kasih kepada KBRI Hanoi yang telah menfasilitasi rencana hubungan kerjasama tersebut, sebab untuk sektor pertanian Aceh Besar memiliki modal yang cukup potensial karena memiliki lahan pertanian sangat luas.
 
"Kabupaten Aceh Besar memiliki luas wilayah terbesar kedua di Aceh setelah Kabupaten Aceh Utara, jadi selain sektor pertanian, Aceh Besar juga memiliki potensi di sektor lain seperti perkebunan, pariwisata, kelautan dan perikanan," ujar Pj Bupati 
 
Dirinya berpendapat, rencana kerjasama tersebut sangat penting untuk memperbaiki pasokan pangan serta ketahanan pangan. 
 
"Kita tahu bahwa akhir-akhir ini kita memiliki terlalu banyak faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan di setiap negara seperti perubahan iklim, rantai pasok dan sumber daya," ungkap Iswanto.
 
Dan dia menjelaskan, Vietnam menjadi satu podusen beras terbesar di Asia Tenggara bahkan Benua Asia. "Tahun 2023 lalu produksi beras Vietnam mencapai 43 juta ton dan hanya 7,8 juta yang dieksport. Sementara produksi beras seluruh negara Asean mencapai 170 juta ton tahun 2023," jelasnya.
 
Iswanto mengatakan, kolaborasi Aceh Besar-Hanoi merupakan langkah tepat, sekaligus strategis untuk memperkuat pasokan dan ekspor sehingga bisa saling menguatkan pangan berkelanjutan. 
 
"Kami bertekad untuk kerjasama sektor pertanian yang dapat berubah dengan sangat cepat. Dan keduanya harus saling melengkapi, saling mendukung, dan memperkuat kerjasama pertanian Aceh Besar-Hanoi," katanya.
 
Penulis : Asep Supriyanto.
Editor.   : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...