Pertanian dan Peternakan

Kabupaten Sumedang Diguyur Bantuan 21 Miliar untuk Pertanian 

Thursday, 18 January 2024 15:16 WIB
Kawasan Pertanian Kabupaten Sumedang. (Dok.sumedangkab.go.id)

Radarsuara.com - Pada 2023, Kabupaten Sumedang fokus dalam pengembangan integrated farming. Hal itu membuatnya jadi juara pertama pengembangan integrated farming dan diguyur bantuan sebesar Rp 21 miliar.

Bantuan itu diberikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pengembangan sektor pertanian, guna bisa meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga ketahanan pangan.
 
Pj Sekda Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati mengatakan, bantuan tersebut akan digunakan untuk pengembangan integrated farming atau pertanian terpadu di Kecamatan Tomo dan Jatigede.
 
Alasannya, karena dua wilayah kecamatan tersebut memiliki komoditas unggulan, seperti mangga Gedong Gincu serta Kecamatan Cimanggung untuk sayuran. 
 
“Kami melakukan evaluasi atas bantuan untuk pengembangan integrated farming. Sejauh mana dana dari provinsi telah diimplementasikan," kata Tuti. 
 
Hal itu diungkapkan Tuti, saat Rapat Evaluasi Program Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif (IP2K) Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Barat di Aula Bappeda.
 
Seperti diketahui, bahwa dalam rapat  pelaksanaan program kegiatan tahun anggaran 2023 itu, beberapa SKPD harus memaparkan laporan hasil pelaksanaan IP2K Tahun 2023.
 
Pj Sekda itu  berharap integrated farming itu akan menjadi solusi penanganan pertanian dan peternakan dari hulu ke hilir. Sehingga ketahanan pangan terjaga dan bisa terhindar dari inflasi daerah.
 
"Saya berharap Sumedang bisa lebih mengembangkan ternak dan menghasilkan bibit unggul yang berdampak kepada masyarakat. Kami akan menentukan pola ke depan yang paling efektif sehingga mendapatkan hasil yang maksimal," ungkapnya 
 
Sementara Kepala Bappppeda Sumedang Agus Wahidin mengatakan,  bantuan Provinsi Jabar tersebut bisa diimplementasikan dengan baik dan tepat sasaran.
 
"Bantuan bisa meningkatkan sektor pertanian dan peternakan yang berkualitas sehingga berdampak kepada meningkatnya ketahanan pangan yang pada akhirnya berdampak kepada kesejahteraan masyarakat," katanya.
 
Penulis : Asep Supriyanto
Editor.   : Khaerul Umam
 

Komentar

You must login to comment...