Pertanian dan Peternakan

Kota Bogor Manfaatkan Lahan Tidur Jadi Produktif

Monday, 08 January 2024 10:01 WIB
TPID Kota Bogor Panen Cabai dari Pemanfaatan Lahan Tidur. (Dok.Diskominfo Kota Bogor)

Radarsuara.com - Dalam mengendalikan inflasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Bogor terus berupaya mendorong meningkatkan produksi pertanian, dengan mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif.

Seperti yang dilakukan kali ini, oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah bersama petani cabai mandiri melakukan panen bersama cabai merah besar dan cabai merah keriting lahan pertanian perkotaan di Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara.
 
Panen yang dilakukan bersama-sama ini merupakan panen yang ke-21 sejak pohon cabai memasuki masa panen di usia tiga bulan. Meski sudah dilakukan sebanyak 20 kali panen, namun produksi cabai masih cukup baik.
 
Ketua TPID Kota Bogor  Syarifah Sofiah mengatakan, upaya pengendalian inflasi dilakukan bukan saja melalui program dari pemerintah pusat dan provinsi, tapi juga oleh pemerintah kota yang secara rutin melakukan gerakan bazar murah ataupun gerakan pangan murah.
 
Selain itu, dalam upaya menurunkan inflasi daerah Kota Bogor juga bekerjasama dengan daerah produsen penghasil tanaman pangan. 
 
Namun yang menjadi tantangan adalah ketika daerah produsen mengalami masalah serangan hama sehingga membuat berkurangnya produksi yang juga mendorong lonjakan harga.
 
"Nah salah satu upaya mengendalikannya adalah dengan menanam, karena jika tidak menanam maka akan bergantung pada daerah produsen," ujarnya.
 
Jadi kata dia, kalau daerah produsen barangnya terbatas, harga jualnya mahal dan kita tidak punya harga tandinganya kalau daerah-daerah produsen ini terserang hama. 
 
"Makanya kita harus punya cadangan-cadangan seperti ini pertanian di lahan perkotaan," ungkapnya.
 
Masih kata dia, dengan adanya pertanian di lahan perkotaan, yang juga terus didorong Pemkot Bogor, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bisa membantu produktivitas bahan pangan dan juga menjadi pemasukan tambahan bagi masyarakat.
 
Penulis : Asep Supriyanto
Editor.   : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...