7.500 Hektar Sawah di Sleman Gagal Tanam
Thursday, 04 January 2024 11:04 WIB
Petani gagal menanam padi, akibat kekurangan air. (Dok.radar Jogja)
Radarsuara.com - Telatnya masuk musim hujan mengakibatkan capaian penanaman padi di Kabupaten Sleman belum sesuai harapan. Dari target 16 ribu hektare, baru tertanam sekitar 8.500 hektare, sementara 7.500 hektare lahan gagal tanam.
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Siti Rochayah. Menurut dia target penanaman padi seluas 16.000 hektare. Namun hingga awal 2024 jumlah itu belum terealisasi.
"Jadi, karena faktor kekurangan air, luas tanam yang terealisasi baru sekitar 8.500 hektare. Sedangkan 7.500 hektare belum bisa ditanam," jelasnya.
Menurutnya, faktor air menjadi sangat penting untuk perawatan. Namun hujan sempat menghilang sehingga berpengaruh terhadap proses penanaman.
“Jadi mundur, padahal sudah ada yang membuat benih yang disemai. Tapi, tidak jadi ditanam karena kekurangan air,” jelasnya.
Dia menegaskan, hal tersebut akan berpengaruh pada mundurnya masa panen. Tapi, dirinya berharap agar bisa tetap lancar sehingga hasilnya tetap bisa dioptimalkan.
"Sekarang sudah mulai turun hujan, dan momen ini harus dimanfaatkan para petani untuk persiapan masa tanam yang baru. Harus cepat digarap untuk memenuhi target tanam yang sempat mundur karena kemarau panjang,” katanya.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023