Pertanian dan Peternakan

Nilai Ekonomi Pisang Menarik Minat Petani Sidrap

Friday, 01 December 2023 16:47 WIB
Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin bersama petani di daerahnya saat memulai budidaya pisang cavendish. (Dok.Pemprov Sulsel)

Radarsuara.com - Sebanyak 500 petani Kabupaten Sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan budidaya pisang cavendish di atas lahan seluas 2.000 hektare di daerahnya. 

Para petani tersebut tersebar di Desa Damai, Desa Lasiwala, Desa Anabanne, Desa Ponrangae, Desa Talawe, Desa Cipotakari dan Desa Timoreng Panua.
 
Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin mengatakan, Sidrap telah menjadi contoh dalam bidang pertanian dan peternakan di Sulsel. Ia pun menyampaikan untuk mendorong satu komoditi menjadi unggulan baru, yakni pisang cavendish.
 
"Pisang memiliki banyak khasiat, baik untuk kesehatan dan bisa menjadi konversi pangan. Saya yakin akan menjadi komoditi baru. Pisang punya nilai ekonomi dan ada hasil turunannya untuk industri," kata Bahtiar, Jumat 1 Desember 2023. 
 
Selain itu, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Sulsel juga akan membuat ekosistem pendukung untuk melancarkan budidaya pisang cavendish secara serentak itu, salah satunya dengan akses keuangan untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR). "Perbankan siap mendukung," tutur Bahtiar.
 
Menurutnya, besarnya nilai ekonomi pisang, sekarang sudah ada KUR yang disiapkan oleh bank. Terdapat KUR hingga Desember di tahun 2023 ini yang bisa diakses oleh petani pisang cavendish dengan nilai Rp100 juta per hektar. 
 
"Jaminannya usaha itu sendiri dan tidak pakai agunan, itu dibayar setelah panen. Itu sudah kesepakatan saya dan perbankan sudah diarahkan dan sudah buat kesepakatan dengan OJK Sulsel," jelasnya.
 
Bahtiar menyebut, tanaman ini memiliki nilai bisnis dengan hasil Rp240 juta per hektare. Sehingga dia optimistis dapat menghasilkan banyak konglomerat baru di Sulsel dari pertanian. 
 
 
Penulis. : Dony PH
Editor     : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...