Menurutnya, pada era digital saat ini teknologi presisi menjadi kunci pengembangan sapi perah tropis masa depan.
“Teknologi presisi dapat meningkatkan efisiensi penggunaan nutrien, mengatasi heat stress, mampu mengelola hijauan dengan tepat dan menyediakan keseimbangan energi,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa 28 November 2023.
Despal menyebut, teknologi presisi sangat membantu pemberian suplemen pada ternak dengan tepat, meningkatkan performa reproduksi dan menurunkan prevalensi penyakit.
Teknologi presisi ini, kata dia, sudah diterapkan di beberapa peternakan, salah satunya di Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) Lembang, Bandung, Jawa Barat. Sejumlah koperasi juga telah memiliki milkotester untuk menguji kualitas susu.
“Saat ini, sudah banyak contoh teknologi presisi di bidang sapi perah dari yang sangat canggih sampai yang sederhana. Yang canggih misalnya automated robotic milking system atau robot pemerah susu,” jelasnya.
Despal mencontohkan teknologi presisi yang sederhana. Misalnya adalah vacuum cleaner untuk membersihkan lantai yang dapat digunakan di kandang, atau teknologi pemantau birahi dengan kamera infrared yang cara kerjanya mirip seperti alat pendeteksi suhu tubuh yang marak dipakai di tempat publik.
“Teknologi presisi seperti remote sensing dan imaging, precision irrigation system, near-infrared spectroscopy (NIRS), handheld forage tester, harvesting equipment dan data analytic serta management systems dapat memudahkan pengelolaan produksi, penggunaan dan pendeteksian kualitas hijauan,” bebernya.
Di samping itu, Dosen IPB University dari Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan ini mengatakan teknologi presisi juga membantu menjaga keseimbangan energi ternak dengan formulasi ransum presisi.
Sementara untuk pemantauan body condition score (BCS), itu dapat menggunakan teknologi imaging 3D body scanning yang dilengkapi computer vision technology.
Selain itu, kata Despal, pemberian pakan juga dapat dilakukan secara akurat berdasarkan kebutuhan masing-masing individu sapi. Teknologi presisi membantu pemberian suplemen dengan tepat dengan memonitor penggunaan nutrien sehingga memudahkan menentukan kekurangan nutrien dan menyasar individu ternak secara tepat.
“Teknologi precision feeding system, real time monitoring sensor seperti rumen bolus, wearable activity trackers dan rumination monitor, serta nutrition management software membantu menyediakan nutrien yang cukup untuk proses reproduksi,” ungkapnya.
Penulis : Dony PH
Editor. : Khaerul Umam