Pertanian dan Peternakan

Kementan - FAO Sepakat Lakukan Percepatan Transformasi Sistem Pertanian

Tuesday, 28 November 2023 19:16 WIB
Foto Bersama FAO dan Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri Kementerian Pertanian, Dr. Ade Candra. (Dok.FAO)

Radarsuara.com - Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri Kementerian Pertanian, Dr. Ade Candra mengatakan, bahwa Indonesia telah berhasil melewati tantangan Pandemi COVID-19 pada sektor pertanian.

Namun kata dia, pihaknya terus mewanti-wanti agar masyarakat dan pihak terkait tidak lengah menghadapi sejumlah tantangan ke depan. Sebab masih banyak tujuan-tujuan lain yang harus dilewati bersama. 

"Diantaranya, bagaimana kita bisa meningkatkan produksi ketahanan padi sebanyak 1 juta ton, dari jumlah eksisting yang ada," papar dia. 

Dia menegaskan, Kementan dan FAO telah sepakat untuk melakukan percepatan transformasi sistem pertanian di Indonesia agar sektor pertanian bisa lebih tangguh dan berkelanjutan. 

"Jadi, kita berkomitmen dalam membangun sistem Pangan yang tangguh dan berkelanjutan ini sudah menjadi komitmen kita dalam beberapa forum global," ungkapnya.

Dirinya menerangkan, bahwa Pandemi COVID-19, merupakan tes awal untuk menunjukan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Indonesia stabil dan kuat. 

"Kemarin ada test case chalence dari Covid-19, kita test seberapa tangguh sistem pertanian kita menghadapi Covid-19.  Ternyata hasilnya  cukup tangguh menghadapi Covid-19," ujarnya.

Menurutnya, Kementan tidak hanya ingin mampu melewati tantangan pandemi Covid-19, tapi juga tantangan lainnya di masa depan untuk memperkuat sektor pertanian. 

"Tapi tidak boleh terlena karena tantangan kedepan semakin kuat. Seperti munculnya geopolitical conflict, itu mengganggu perubahan suplai dari tidak hanya produk pertanian tapi juga input pertanian yang menggangu keberlanjutan sistem pangan dan pertanian," jelasnya. 

Selain itu juga ada tantangan lainnya yang harus dihadapi, yakni perubahan iklim dan lingkungan yang menggangu beberapa komoditas pertanian bergantung pada dua hal tersebut. 

"Bagaimana kita keluar dari kutukan itu, bagiamana kita menej ini untuk kesejahteraan masyarakat kita," pungkasnya.

Penulis : Asep Supriyanto.                  Editor.   : Khaerul Umam 

Komentar

You must login to comment...