Wakil Kepala Tani dan Nelayan Center (TNC) IPB University, Roza Yusfiandayani mengatakan, aplikasi tersebut penting dipahami oleh mahasiswa KKN agar bisa membantu masyarakat petani.
“Saat mahasiswa turun ke lapangan, pasti menemukan problem atau permasalahan di masyarakat, misalnya di bidang pertanian terkait cabai atau hal lainnya bisa ditanyakan melalui aplikasi IPB Digitani,” ujarnya, Senin 27 November 2023.
Dia meyakini mahasiswa dapat menjadi agen perubahan untuk masyarakat dengan memberikan informasi IPB Digitani.
Tujuan IPB Digitani sendiri, kata dia, untuk mempermudah petani, peternak, nelayan, dan masyarakat agar bisa konsultasi langsung dengan pakar di IPB University terkait bidang tersebut.
Roza berharap aplikasi IPB Digitani dapat menjadi solusi praktis bagi pelaku pertanian di Indonesia.
Aplikasi ini tidak memiliki jam khusus untuk pelayanan, sehingga tim pakar berusaha menanggapi pertanyaan secara langsung.
"Saya rasa aplikasi ini dapat menjadi media yang bermanfaat kepada masyarakat di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan,” jelasnya.
Diketahui, Roza juga memandu 340 mahasiswa KKN yang hadir dalam proses pengunduhan dan penggunaan aplikasi IPB Digitani.
"Kami berharap aplikasi ini dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa KKN untuk mengatasi permasalahan di masyarakat saat mereka turun ke lapangan," tandasnya.
Penulis : Dony PH
Editor. : Khaerul Umam