Pertanian dan Peternakan

Pertamina Kembangkan Inovasi Akar Pakis 

Friday, 17 November 2023 14:37 WIB
Pengembangan inovasi akar pakis untuk penanaman hidroponik. (Dok.phi.pertamina.com)

Radarsuara.com - Demi mendukung ketahanan pangan, PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field terus berinovasi. Kali ini, Pertamina sukses mengembangkan inovasi akar pakis dalam produk Good Fern.

Melalui Program Mantap Betul (Media Tanam Akar Pakis Untuk Bunyu Pertanian Unggul), sebuah program CSR unggulan yang dilaksanakan oleh PEP Bunyu Field, mereka berhasil mengembangkan metode penanaman berbahan dasar akar pakis itu untuk pertanian hidroponik dan organik.
 
Senior Manager Bunyu Field Andry Sehang menerangkan, pemanfaatan akar pakis untuk media tanam merupakan hasil karya penelitian yang dilakukan oleh warga asli Bunyu yang kemudian didukung pengembangannya oleh PEP Bunyu Field.
 
"Jadi, kami menyediakan lahan untuk hidroponik dan memberikan pelatihan kepada masyarakat di Pulau Bunyu, Kalimantan Utara," ungkapnya.
 
Dia mengaku akan terus mendukung program pemerintah untuk menciptakan ketahanan pangan di Pulau Bunyu melalui Program CSR Butani atau Bunyu Ketahanan Pangan Mandiri.
 
"Kami integrasikan  program-program CSR PEP Bunyu Field, yaitu Program Mantap Betul, Program Kentungan Pak Abo, Program Bank Sampah Manise, Kelompok Usaha Bersama (KUB) Wanita Usaha Mandiri, dan Program Kampung Herbal,” jelas Andry.
 
Menurutnya, pilihan perusahaan untuk mengembangkan inovasi akar pakis didasarkan pertimbangan bahwa tanaman pakis merupakan potensi lokal sebagai tanaman endemik yang banyak tersebar di daerah Kalimantan Utara.
 
“Akar pakis merupakan alternatif media tanam hidroponik dan organik yang tepat, serta memiliki unsur hara yang tinggi sehingga dapat mengurangi kebutuhan lahan pertanian dan air dibandingkan pertanian konvensional,” 
tuturnya 
 
Andry menerangkan bahwa secara ekonomi penghematan penggunaan air pada pertanian konvensional hingga Rp. 525.000,- untuk setiap satu kali masa tanam dan penghematan pupuk hingga 5 juta rupiah.
 
Seperti diketahui, bahwa inovasi akar pakis ini sudah mendapat sertifikat paten sederhana, serta telah menoreh prestasi antara lain menjadi Juara Satu untuk Teknologi Tepat Guna (TTG) dari Pemerintah Provinsi Kaltara pada tahun 2022.
 
Selalu itu juga telah mendapat predikan Juara Ketiga tingkat nasional di 2023 dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).
 
Penulis : Asep Supriyanto
Editor.   : Khaerul Umam
 
 

Komentar

You must login to comment...