Menurut Menteri Pertanian (Mentan) RI Amran Sulaiman, 100 Hektare itu merupakan tahap awal, dan target tiga bulan berikutnya di atas 500 ribu hektare yang akan digarap awal tahun 2024 mendatang supaya bisa ditanami padi.
"Dari 500 ribu itu di 3 bulan berikutnya kita akan menanam padi. Jika ditotal dalam setahun Kementan agak menggarap lahan rawa 1 juta hektare agar Indonesia bisa swasembada pangan," ujar Mentan.
Berdasarkan data, Provinsi Sumsel memiliki 3.263 desa / kelurahan. Sementara itu, 3.245 desa/kelurahan di antaranya telah terdaftar di simultan.
Dari jumlah tersebut terdapat petani yang telah teregistrasi dalam simultan sebanyak 791.199 petani. Jumlah petani tersebut tergabung dalam 36.431 kelompok tani, 958 Kelompok Wanita Tani (KWT).
Dan 2.921 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), dan 695 Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP).
Sementara itu, Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni mengungkapkan jika, Sumsel menjadi satu-satunya Provinsi di Indonesia yang telah mengangkat Tenaga Pendamping Peningkatan Ekonomi Pertanian (PPEP).
Ini merupakan salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan satu desa satu penyuluh yang tersebar di 17 Kabupaten/Kota se-Sumsel. Dengan jumlah PPEP pada tahun 2023 sebanyak 1.910 orang.
"Dengan rincian 1.400 PPEP Dinas Pertanian Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumsel," tandasnya.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam