Kepala Dinas TPHP Prov Kalteng Sunarti mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kalteng menyambut baik pameran dan seminar nasional tersebut sebagai pembuka peluang pasar bagi hasil pertanian.
Menurutny, bahwa potensi wilayah Kalimantan Tengah yang terbagi menjadi tiga zona yaitu zona wilayah Barat, Tengah dan Timur akan terus dikembangkan sesuai dengan potensi SDA.
Zona Barat yang meliputi Kotawaringin Timur, Seruyan, Kotawaringin Barat, Sukamara, dan Lamandau akan diperkuat untuk sektor hilirisasi perkebunan, perikanan dan kelautan.
Sementara di zona Tengah yang mencakup Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, Katingan, Gunung Mas, dan Palangka Raya diprioritaskan untuk pengembangan agroindustri pertanian, pangan, perikanan, kehutanan dan ekowisata Taman Nasional Sebangau.
Sedangkan, Zona Timur yang meliputi kabupaten Murung Raya, Barito Utara. Barito Timur dan Barito Selatan, sektor agroindustri dikembangkan ke sektor pertambangan, perikanan, pengolahan hasil pertanian dan pengolahan hasil hutan,“ jelasnya.
Masih kata dia, bahwa potensi komoditas daerah dapat dioptimalkan dengan upaya dan komitmen dari SDM atau pelaku usaha bidang pertanian juga diajak untuk berkontribusi dalam Pameran APTA.
Seperti diketahui saat ini, di stand pameran Dinas TPHP Prov Kalteng, ada beberapa display produk olahan porang yang telah diproduksi oleh pelaku usaha porang, Rudi Hartono dari kabupaten Kotawaringin Timur.
"Sektor agroindustri hilir memiliki prospek agribisnis yang menjanjikan. Mari berkunjung ke stand pameran, dan melihat secara langsung hasil olahan porang berupa mie porang, olahan glukomanan lainnya dan olahan komoditas beras analog,“ jelasnya.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam