Petani Sulsel Kembangkan Pisang Cavendish
Thursday, 09 November 2023 15:08 WIB
Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin saat mempraktikkan cara pengembangan bibit pisang jenis Cavendish. (Dok.Sulselprov.go.id)
Radarsuara.com - Pj Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin berharap para petani Enrekang untuk mengembangkan bibit pisang jenis Cavendish.
Bahtiar menyebutkan ada tiga cara agar hasil tersebut bisa maksimal. Dia meyakini tahapan itu akan mampu menghasilkan buah yang lebih dari sebelum-sebelumnya.
"Ada 3 cara yang bisa dilakukan para petani. Cara pertama yakni membuat bibit pisang dengan teknologi kultur jaringan. Kedua, dengan anakan pedang atau memisahkan anakan pisang dari induknya. Ketiga, dari bonggol anakan," kata Bahtiar, Kamis 9 November 2023.
Dia mengatakan para petani saat ini kurang perhatian pada pengembang bibit pisang Cavendish ini. Sehingga perlu ada edukasi agar para petani kembali peka terhadap pembibitan dan pengembang pisang Cavendish.
"Selama ini kita semua kurang pengetahuan bagaimana cara mengembangkan pembibitan pisang. Jadi yang harus kita perbaiki mulai dari semai, pemindahan ke polibag, kemudian sudah cukup umur baru ditanam sesuai aturan," ujar Bahtiar.
Bahtiar menjelaskan, tanaman pisang tidak bisa ditanam bersamaan dengan beberapa jenis tanaman.
"Ini harus diubah kebiasaan kita, karena ini beda tanaman beda juga hamanya berbeda-beda juga penyakitnya," ungkapnya.
"Yang bagus itu pisang sama nanas, tapi ada juga tanaman yang tidak bisa bersamaan. Para penyuluh itu harus belajar, supaya punya pengetahuan soal pisang, sehingga bisa dikembangkan ke masyarakat luas," sambung Bahtiar.
Dengan metode yang ketiga diatas dapat menghasilkan puluhan bibit dalam satu bonggolnya. Misal, lanjut dia, satu bonggol pisang bisa menjadi 10 sampai 20 bibit.
"Jadi selama ini kita hanya tanam pohon langsung, tadi kalau ditanya dimana didapatkan bibit 10.000 pohon dalam jumlah besar kalau masih menggunakan metode lama," tandasnya.
Penulis : Dony PH
Editor : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023