Pertanian dan Peternakan

Perubahan Iklim Ganggu Lumbung Pangan di Bojonegoro

Monday, 30 October 2023 15:08 WIB
Panen Raya Padi di Kabupaten Bojonegoro. (Dok.Bojonegorokab.go.id)

Radarsuara.com - Kemarau panjang yang melanda seluruh kawasan di Indonesia berdampak cukup siginifikan, terutama di sektor pertanian. Salah satu daerah lumbung pangan Indonesia, yakni Bojonegoro, menjadi daerah yang terdampak.

Menyikapi kondisi itu, Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto mengaku, pihaknya menggandeng sejumlah pihak untuk menyelesaikan persoalan tersebut salah satunya Ademos dan Pertamina EP Cepu Zona 12.
 
Targetnya adalah melaksanakan sinau bareng pertanian untuk mempertahankan lumbung pangan di tengah perubahan iklim ekstrem.
 
“Bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kami mencoba melakukan kajian intens terkait pertanian di Bojonegoro,” kata Pj Bupati.
 
Sementara itu, Dosen Senior Departemen Sosial Ekonomi Universitas Brawijaya, Hery Thoiba mengatakan, sebagai solusi awal bisa dimulai dari pembuatan peta kesesuaian lahan. “Jangan sampai kita menanam sesuatu yang sebenarnya tidak cocok,” ujarnya.
 
Sinau bareng ini menjadi momen kolaborasi antar pihak baik pemerintah, akademisi, perusahaan dan komunitas untuk membahas mengenai pertanian di Bojonegoro.
 
Pertamina EP Cepu Zona 12 melalui Community Relation & CSR, Agung Yunito Yahya mengatakan, dukungan PEPC terhadap program yang dilakukan bersama Ademos. “Kami selalu mendukung kerjasama baik ini,” kata Agung.
 
Penulis : Asep Supriyanto 
Editor.   : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...