Pertanian dan Peternakan

Kulonprogo Akan Jadikan Melon Sebagai Produk Holtikiltura Andalan 

Saturday, 28 October 2023 14:08 WIB
Petani Memetik Melon di Kebun Binaan Pemerintah. (Dok.kulonprogokab.go.id)

Radarsuara.com - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten akan mendongkrak sektor pariwisara dengan mengandalkan Produk Pertanian Holtikultira sebagai daya tarik untuk mengundang wisatawan.

Dari berbagai komoditi holtikultura yang ada di Kulonprogo melon mejadi salah satu komoditas yang akan diarahkan menjadi daya tarik andalan.
 
Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kulonprogo Cicilia Susy Setyo Cahyani mengatakan jika Jalan Lintas Selatan (JJLS) sudah tersambung maka akan menjadi potensi untuk meningkatkan ekomoni.
 
Sebab, di sepanjang jalan lintas tersebut  merupakan tempat pertanian, sehingga pertanian holtikultura diharapkan bisa menarik banyak wisatawan.
 
Menurut dia, selain memanfaatkan sektor pariwisata dari Pantai Trisik hingga Congot, menurut Cicilia, Pemkab Kulonprogo mempunyai rencana pengembangan di sektor pertanian hortikultura, utamanya melon.
 
Dia menyebut, bahwa pertanian cerdas akan diarahkan pada budi daya melon. Kemudian menggunakan irigasi sprinkler dan sistem rumah kaca. Itu di titik-titik tertentu. 
 
"Jadi, untuk mewujudkan itu, pada 2024 juga kami ajukan pendanaan untuk rumah kaca,” kata Cicilia.
 
Cicilia juga menjelaskan Pemkab akan berupaya memaksimalkan sawah surjan yang ada di wilayah Selatan baik sebagai potensi pertanian maupun pariwisata. 
 
Dia menerangkan, Sawah surjan merupakan suatu sistem tanam yang ditandai dengan adanya perbedaan ketinggian areal tanam pada sebidang tanah.
 
"Tanah tersebut merupakan tanah yang hanya ada di Kulonprogo dan merupakan hak istimewa DIY karena merupakan warisan budaya takbenda (WBTB)," jelasnya.
 
Pelestarian tersebut berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Kulonprogo Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pelestarian Persawahan Surjan di Kabupaten Kulonprogo.
 
Masih kata dia, bahwa pertanian lahan surjan banyak sekali di wilayah Selatan. Semangat kerja sama antar-OPD seperti di Departemen Pertanian dan Pangan lebih pada peningkatan produksi pertanian. 
 
"Kalau dari sektor perikanan bisa masuk untuk budidaya perikanan di lahan surjan. Pendidikannya juga mengarah pada lahan surjan termasuk smartagri,” tandas dia.
 
Penulis : Asep Supriyanto
Editor    : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...