Pemkab PPU Diguyur Bantuan Rp 5,5 Miliar untuk Menunjang Sarpras Pertanian
Thursday, 26 October 2023 16:10 WIB
Penyerahan bantuan alsintan untuk kelompok tani. (Dok.penajamkab.go.id)
Radarsuara.com - Untuk meningkatkan produksi pertanian dan menjaga ketahanan pangan, Pemprov Kaltim kucurkan bantuan Rp 5,5 miliar untuk sarana dan prasarana pertanian di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Bantuan peralatan pertanian itu diberikan kepada kelompok tani di Desa Gunung Mulia Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU.
Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik mengatakan bantuan yang diberikan kepada Poktan berupa alat pertanian meliputi pompa air, hand sprayer (alat semprot), dan combine harvester (alat panen).
"Bantuan untuk sarpras di Kabupaten PPU total anggaran yang sudah dialokasikan melalui APBD Kaltim tahun 2023 senilai Rp 5,5 miliar," ungkapnya.
Dia berharap, bantuan peralatan yang sudah diserahkan ke masyarakat, bisa bersamaan dengan kehadiran taruna program Latsitarda Kodam VI Mulawarman.
"Sehingga, Pemerintah bisa berkolaborasi dengan TNI sebagai bentuk kebersamaan membangun petani kita agar ketahanan pangan lebih baik lagi,” harapnya
Akmal menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen memberikan dukungan penuh untuk pembangunan sektor pertanian terutama di kawasan sentra pangan, seperti di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.
"Jika produksi pertanian cukup maka ketahanan pangan akan terjaga, sehingga Provinsi Kaltim tidak selalu bergantung pada pasokan pangan dari luar daerah," pesannya.
Terlebih kebutuhan pangan di wilayah Kalimantan akan semakin meningkat seiring akan berpindahnya ibu kota negara Indonesia di wilayah Sepaku, Penajam Paser Utara.
Pihaknya juga berkomitmen mengembangkan sektor pertanian melalui program sejuta hektare dalam rangka mewujudkan swasembada pangan lokal.
"Jadi, kami fokus mengembangkan satu juta hektare lahan pertanian dengan menyediakan lahan pertanian dalam arti luas. Dan itu sudah dilakukan sejak tahun 2019 hingga 2023," jelasnya
"Jadi, total keseluruhan saat ini, lahan perkebunan mencapai 228.374 hektare, pertanian 144.579,10 hektare, peternakan 541,47 hektare, perikanan 522,01 hektare, kehutanan (pola Perhutanan Sosial) 201.359 hektare, dan pengalokasian ruang RTRW 563.139 hektare," tandasnya.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023