Pertanian dan Peternakan

Kenaikan Harga Beras Jadi Berkah Petani

Monday, 23 October 2023 09:09 WIB
Ilustrasi petani padi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tuai berkah dari kenaikan harga beras saat ini. (Dok.Pixabay)

Radarsuara.com - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura Dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengungkapkan bahwa petani padi di daerahnya menuai berkah dari kenaikan harga beras.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor Tatang Mulyadi mengatakan, kondisi tersebut nyatanya menguntungkan para petani yang selama ini tidak mendapatkan harga yang ideal.
 
"Jadi untuk petani itu berkah. Karena baru sekarang merasakan kembali ke harga yang sebenarnya," ungkap Tatang, Senin 23 Oktober 2024.
 
Dia memaparkan, saat ini petani di Kabupaten Bogor menjual gabah kering giling (GKG) dengan kisaran nilai Rp8.500 per kilogram. Padahal sebelumnya hanya Rp5.000 per kilogram.
 
Sementara, harga beras di Kabupaten Bogor saat ini sekitar Rp10.000 hingga Rp13.000. Sebelum mengalami kenaikan, harganya kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000.
 
Tatang menyebutkan harga beras mengalami kenaikan secara nasional. Khusus di Kabupaten Bogor, kenaikannya terjadi sejak Maret 2023 dan harganya kian melejit saat memasuki Juni-Juli 2023.
 
"Puncaknya Juni-Juli. Insya Allah kalau musim hujan lagi (harganya turun). sekarang mereka (petani) lagi menanam juga walaupun terdampak kekeringan," ja Tatang.
 
Dalam setahun, 36.000 hektare sawah yang ada di Kabupaten Bogor mampu menghasilkan sekitar 180.000 ton beras setiap satu kali panen dan sekitar 450.000 ton beras dalam setahun.
 
"Kita setahun itu dari 36 ribu hektare se-Kabupaten Bogor dikalikan 5 ton per hektarnya, dan 2,5 kali panen dalam setahun," terangnya.
 
Namun, kata dia, jumlah produksi beras di Kabupaten Bogor baru mampu memenuhi sekitar 40 persen kebutuhan warganya yang tercatat mencapai 5,6 juta jiwa. Sehingga Pemerintah Kabupaten Bogor menambah pasokan beras dari luar daerah.
 
"Selebihnya kita masih bekerja sama dengan daerah luar. Seperti cianjur untuk memenuhi beras ini," tandas Tatang.
 
Penulis : Dony PH
Editor.   : Khaerul Umam
 
 

Komentar

You must login to comment...