Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Jombang Agus Susilo Sugioto mengatakan, pada 5 Mei 2022 Disnak Provinsi Jawa Timur merilis adanya wabah PMK yang telah menyerang 1.247 ekor ternak.
"Pertama, wabah itu melanda empat kabupaten, yakni, Kabupaten Gresik, Lamongan, Sidoarjo, dan Mojokerto," kata Agus.
Namun ternyata, seiring berjalannya waktu Jombang juga tidak luput dari kasus PMK, kasus pertama terjadi pada 5 ekor sapi potong milik peternak di Kecamatan Tembelang.
Lalu, wabah itu menyebar dan kembali ditemukan 10 ekor sapi yang terpapar di Dusun Sidolegi, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam.
Menyikapi hal itu, Tim dari Laboratorium Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta melakukan investigasi lapangan untuk peneguhan diagnosa dan hasilnya positif PMK.
"Jumlah hewan ternak yang rentan PMK di Kabupaten Jombang tercatat sapi potong sebanyak 60.860 ekor, sapi perah 6.160 ekor, kerbau 48 ekor, kambing 112.995 ekor dan domba 64.013 ekor," jelasnya.
Dijelaskannya, bahwa jumlah kejadian kasus PMK terus meningkat dan puncaknya di awal Juli 2023 dengan jumlah kasus mencapai 8.393 kasus, sembuh 7.857 kasus, mati 249 kasus, potong paksa 292 kasus.
"Kami terus fokus dan intens melakukan penanganan dan pencegahan hingga akhirnya sisa sakit 0. Jadi sekarang sudah zero kasus," pungkas dia.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam