Pertanian dan Peternakan

Produksi Beras Kutim Anjlok Hingga 50 Persen 

Saturday, 21 October 2023 13:07 WIB
Forkopimda Kutai Timur sedang melaksanakan panen padi. (Dok.kuraitimurkab.go.id)

Radarsuara.com - Dampak El Nino cukup serius terhadap sektor pertanian di Kabupaten Kutai Timur. Salah satunya produksi beras lokal yang anjlok hingga 50 persen karena banyak yang mengalami gagal panen.

Hal itu diungkapkan Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kutim, Guppiansyah. "Akibat el nino, stok beras lokal menurun hingga 50 persen," ujarnya.
 
Lahan pertanian yang banyak dilanda krisis air lanjut dia, berpengaruh terhadap hasil panen, pada saat normal biasanya mencapai enam ton per hektare namun saat musim kemarau   hanya tiga ton per hektare.
 
Menurut Guppiansyah, stok beras lokal yang menipis berimbas pada harga jual menjadi mahal. "Beras lokal yang biasanya Rp 13 ribu per kilogram kini mencapai Rp 15 ribuan per kilogram," ujarnya.
 
Dikatakan dia, sebelumnya beras lokal dapat memenuhi kebutuhan pangan di perusahaan-perusahaan dan para aparatur sipil negara (ASN).
 
Masih kata dia, sebelum El Nino, para ASN diwajibkan membeli beras lokal 10 kilogram per orang milik petani, namun begitu dilanda El Nino pasokan beras hanya bisa untuk memenuhi kebutuhan di perusahaan.
 
Penulis : Asep Supriyanto
Editor.   : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...