Pertanian dan Peternakan

Sekolah Lapang Pertanian Bojonegoro Libatkan 1.048 Petani

Friday, 20 October 2023 12:06 WIB
Petani program sekolah lapangan EMCL panen semangka. (Dok.EMCL)

Radarsuara.com - Untuk mengembangkan pertanian organik, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggandeng perusahaan minyak Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menggagas Sekolah Lapang Pertanian.

Kabid Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan DKPP Bojonegoro, Imam Nurhamid mengatakan program Sekolah Lapang Pertanian itu dimulai pada tahun 2020 dan melibatkan 1.048 petani.
 
"Jumlah petani yang terlibat mencapai 638 orang petani laki-laki dan perempuan, serta 410 orang petani penerima manfaat secara tidak langsung," ungkap Imam.
 
Dia menjelaskan, tahun ini kegiatan penanaman dilaksanakan di enam desa di Kecamatan Gayam dan dua desa di Kecamatan Kalitidu. 
 
“Jadi, pertanian alami yang kita kembangkan di sini menyadarkan para petani di desa bahwa pertanian ramah lingkungan menguntungkan dari sisi ekonomi dan alam,” jelansya  
 
Masih kata dia, setidaknya ada sekitar 14 varietas padi yang dikembangkan dan varietas itu diberi nama-nama lokal, sesuai nama jenis padi yang pernah ada dan ditanam masyarakat zaman dulu.
 
“Program ini sangat bagus, karena petani di sini bisa mengembangkan pertanian yang sehat dan ramah lingkungan,” ujar Imam.
 
Melalui program tersebut kata dia,  petani berhasil mengembangkan beberapa varietas padi yang hasil pertumbuhan maupun produksinya bagus.
 
"Kedepan varietas di sini yang belum kita miliki akan kita kembangkan. Kita bersama BRIN Malang akan mematenkan varietas lokal menjadi varietas milik Bojonegoro,” pungkasnya.
 
Penulis : Asep Supriyanto
Editor.   : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...