Pertanian dan Peternakan

Panen Raya Padi Masih Bisa Dilakukan di Tengah El Nino

Thursday, 19 October 2023 11:09 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, Jawa Barat melakukan panen raya padi di lahan 28 hektare di Desa Tanjungsari, Kecamatan Pondoksalam. (Dok.Purwakarta)

Radarsuara.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, Jawa Barat melakukan panen raya padi di lahan 28 hektare di Desa Tanjungsari, Kecamatan Pondoksalam.

Pj Bupati Purwakarta, Benni Irwan mengatakan, panen raya tersebut merupakan salah satu anugerah karena bisa terlaksana di tengah kondisi kekeringan, dampak dari fenomena El Nino.
 
"Kita patut bersyukur kendati saat ini kita masih berada dalam kekeringan dampak El Nino dengan suhu yang sangat tinggi kelompok tani di Desa Tanjungsari masih bisa melaksanakan panen raya padi yang ketiga," kata Benni, Kamis 19 Oktober 2023.
 
Benni menjelaskan, panen padi di Desa Tanjungsari untuk Oktober 2023 dengan luas lahan 28 hektare tersebut akan dipanen secara bertahap.
 
"Secara simbolis sudah kita lakukan panen raya padi dengan luas lahan 5 hektare dan hari berikutnya akan dilanjutkan ke lokasi lain di wilayah Desa Tanjungsari dengan luas mencapai 28 hektare," kata Benni.
 
Dengan adanya panen ini, kata dia, Pemkab Purwakarta berharap kebutuhan beras untuk masyarakat di Purwakarta akan terpenuhi. Bahkan masyarakat bisa menyimpannya sebagai stok.
 
"Yang menarik bagi saya di Purwakarta karena masyarakat juga mempunyai kebiasaan untuk menyimpan gabah atau beras, yang suatu waktu bisa dimanfaatkan kalau nanti kondisinya membutuhkan," ucapnya.
 
Tidak menutup kemungkinan, kata Benni Irwan, jika masih ada sisa dari panen yang lain dan jika ada daerah di sekitar yang membutuhkan, bisa saja beras tersebut dimanfaatkan.
 
"Tapi yang utama untuk di Purwakarta lebih dahulu sehingga kita tidak perlu panik karena ketersediaan beras selalu ada di Purwakarta," katanya.
 
Berdasarkan data Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Purwakarta, luas panen bulan Oktober di Purwakarta yakni 2.486 hektare dengan produksi 13.327 ton gabah kering giling (GKG) setara dengan 8.544 ton beras.
 
Sedangkan panen Januari hingga September 2023 seluas 34.678 hektare. Lalu produksi pada periode Januari hingga September 2023 tercapai 214.010 ton GKG setara dengan 137.202 ton beras.
 
"Untuk konsumsi beras Januari sampai dengan September 2023 sebesar 77.490 ton beras. Serta surplus beras di Purwakarta sebanyak 59.712 ton," jelas Benni.
 
Benni berharap, adanya pelaksanaan panen raya padi ini bisa menekan laju inflasi dan menekan kenaikan harga beras di Kabupaten Purwakarta.
 
Penulis : Dony PH
Editor.   : Khaerul Umam
 

Komentar

You must login to comment...