Pertanian dan Peternakan

Mahasiswa UB Bantu Petani Basmi Hama Tikus

Tuesday, 17 October 2023 18:11 WIB
Tim pengabdian masyarakat Pascasarjana Universitas Brawijaya. (Dok.prasetya.ab.uc.ai)

Radarsuara.com - Tim pengabdian masyarakat dosen Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya membantu petani Kabupaten Bojonegoro membasmi hama tikus yang  merugikan usaha pertanian.

Ketua tim Ir. Bambang Semedi mengaku, pihaknya mengagendakan sosialisasi membahas upaya pengendalian hama pertanian melalui pemanfaatan rumah burung hantu (rubuha) bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tegiri Trubus.
 
Menurut dia, dalam sosialisasi tersebut menekankan bahwa pengendalian hama paling efektif dan tidak berbahaya adalah melalui cara hayati berdasarkan pendekatan ekologi.
 
“Hama tikus pada dasarnya dapat dikendalikan dengan memelihara predator alami yaitu burung hantu," ujarnya.
 
Dia menjelaskan, bahwa burung hantu sebetulnya bukan satu-satunya predator alami tikus, akan tetapi burung hantu memiliki keunggulan seperti kemampuan mendeteksi mangsa hingga radius 5-12 km.
 
"Jadi, kemampuan mengonsumsi tikus lebih tinggi dibandingkan pemangsa lain dari kelas reptilia dan mamalia, serta mampu mengurangi kerusakan akibat tikus hingga 57,8 persen,”  kata Bambang.
 
Dirinya menegaskan, salah satu cara untuk mendatangkan burung hantu sebagai predator alami tikus adalah dengan menyediakan sarang buatan berupa rumah burung hantu (Rubuha).
 
Menurutnya, hal itu didasarkan pada sifat burung hantu yang tidak membangun sarang dan cenderung memanfaatkan situs seperti lubang pohon, celah batuan, bekas sarang burung lain.
 
"Konstruksi buatan manusia untuk dijadikan sebagai sarang. Dan beberapa daerah yang berhasil mengendalikan hama tikus melalui pemasangan rumah burung hantu dan petani bisa melakukan hal serupa," ungkapnya.
 
Penulis: Asep Supriyanto
Editor.  : Khaerul Umam
 

Komentar

You must login to comment...