Hal itu diungkapkan Bupati Blora, H. Arief Rohman, saat melantik sembilan Kades di Kabupaten Blora hasil Pilkades serentak pada 8 Juli 2023 lalu.
"Saya berharap para kades fokus pada persoalan infrastruktur. Petakan jalan, mungkin jembatan hingga lorong-lorong, untuk memperlancar produktivitas pertanian," pintanya.
Sembilan kades yang dilantik itu antara lain Kepala Desa Tambahrejo, Kecamatan Tunjungan (Petahana), Desa Gembyungan, Kecamatan Randublatung (Baru), Desa Jipang, Kecamatan Cepu (Baru).
Kemudian, Desa Krocok, Kecamatan Japah (Petahana), Desa Gaplokan, Kecamatan Japah (Baru), Desa Brabowan, Kecamatan Sambong (Petahana), Desa Sumberejo, Kecamatan Ngawen (Baru) dan Desa Bradag, Kecamatan Ngawen (Baru).
Bupati menjelaskan, bahwa mayoritas masyarakat Blora berprofesi sebagai petani, untuk itu para kepala desa harus bisa berinovasi untuk memajukan pertanian yang akan bermuara terhadap kesejahteraan masyarakat.
"Untuk majukan bidang pertanian ini para kepala desa harus bisa menciptakan pupuk organik dari kotoran ternak. Memanfaatkan potensi peternakan cukup besar,” ungkapnya.
Dengan potensi itu, Bupati Arief mempunyai cita-cita, Blora menjadi kabupaten hijau dan menjadi contoh daerah lainnya, karena menggalakkan pertanian organik.
Bupati Arief optimis, jika SDM desa baik maka desa akan baik juga. Pesan lainnya, para Kades agar melakukan pemetaan permasalahan yang ada sekaligus memprioritaskan yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam