Pemkab Lamongan Ciptakan "Ombak Si Petra" Untuk Petani
Thursday, 12 October 2023 12:11 WIB
Penyerahan bantuan pupuk organik untuk kelompok tani. (Dok.lamongankab.go.id)
Radarsuara.com - Untuk meningkatkan produktifitas pertanian Pemerintah Kabupaten Lamongan terus berinovasi, salah satunya menciptakan Olahan Limbah untuk Usaha Ternak dan Asuransi Sapi Peternak Sejahtera (Ombak Si Petra) untuk petani.
Inovasi tersebut untuk menjawab permasalahan kelangkaan atau tingginya harga pupuk yang kerap menjadi persoalan serius yang dihadapi para petani.
Program yang diinisiasi oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan sejak 3 tahun lalu ini, juga mampu masuk sebagai 45 inovasi Kovablik Jawa Timur.
Sekertaris Daerah Kabupaten Lamongan, Moh. Nalikan mengatakan kombinasi dua sektor antara pertanian dan peternakan tersebut, menjadi salah satu jawaban untuk meningkatkan kesejahteraan bagi petani dan peternak.
“Ombak Si Petra ini dapat memberikan kebermanfatan, dari kotoran ternak dapat di buat pupuk, hasil pertanian atau sampah pertaniannya bisa dijadikan pakan ternak," jelasnya.
Dia menjelaskan, kalau masyarakat bisa kombinasikan, maka akan mengurangi dan mengatasi permasalahan pupuk. Terlebih saat ini pemerintah pusat mengurangi adanya subsidi pupuk.
"Saat ini kondisi unsur bahan organik tanah di Kabupaten Lamongan berada di bawah angka 30 persen atau dalam kondisi yang mengkhawatirkan," paparnya.
Sehingga lanjut dia, perlu adanya pengembalian kesuburan tanah atau konservasi lahan melalui peningkatan kadar kesuburan tahan dengan pemberian pupuk organik.
"Melalui inovasi ini kami berharap, pertanian dan peternakan menjadi pekerjaan yang menyenangkan dan mudah," tuturnya.
"Hasil panen tahun ini cukup luar biasa baik tembakau dan padi, untuk itu harus di rujuk bagaimana mempertahankan hasilnya, bagaimana bertani dengan murah dan mudah," tambahnya.
Sehingga inovasi-inovasi diperlukan agar memberikan hal positif bagi generasi muda saat ini, para pemuda menjadi suka bertani, ada gerakan perubahan minset beternak dan bertani itu bukan hal yang hanya untuk orang tua tapi para generasi muda saat ini bisa.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023