Menyikapi hal itu Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan mengandalkan pertanian perkotaan (urban farming) untuk menjaga stabilitas pangan.
"Kami mengajak warga memanfaatkan lahan untuk ditanami, karena ini menjadi solusi memperkuat ketahanan pangan di tengah kemarau," Kepala Sudin KPKP Jakarta Selatan Hasudungan Sidabalok.
Dirinya mengungkapkan, peran serta masyarakat menggalakan penanaman di tengah kemarau berkepanjangan bisa membantu memperkuat ketahanan pangan.
Dijelaskannya, dalam menciptakan ketahanan pangan, pihaknya bersama warga telah menyiapkan ratusan lokasi urban farming yang tersebar di wilayah Jakarta Selatan.
Masih kata dia, di Jakarta Selatan tercatat hingga September 2023, berhasil membangun 258 lokasi urban farming.
"Kami juga telah membangun urban farming di atap gedung pencakar langit atau rumah mewah binaan Sudin KPKP Jakarta Selatan," ujarnya.
Dia menyebut empat lokasi urban farming itu tersebar di sejumlah wilayah seperti pada lokasi atap RW 08 Kelurahan Lebak Bulus, atap Seruni Indah Kebayoran Lama Selatan, atap Sakinah Pondok Pinang, dan atap Mawar Cipulir.
Untuk mendukung kelancaran program itu, pihaknya juga membagikan 7.130 bibit tanam produktif kepada setiap kelurahan di wilayah Jakarta Selatan.
"Jadi, kami berikan bantuan sarana pertanian, seperti 5.062 tanaman toga dan 2.068 tanaman produktif pada September 2023," ungkap dia.
Diakui dia, pihaknya juga melakukan pembinaan budidaya tanaman, pengendalian organisme pengganggu tanaman, dan pelatihan diversifikasi olahan hasil pertanian untuk menambah omzet sehingga meningkatkan minat pelaku urban farming.
Berdasarkan data Sudin KPKP Jakarta Selatan, tercatat 238 penggiat pertanian perkotaan, 20 rak hidroponik untuk gang hijau baru, tiga rak hidroponik untuk penataan kawasan Jakarta Selatan dengan hasil panen sudah mencapai 25.946 kilogram.
"Selain di bidang pertanian, kami juga prioritaskan bidang perikanan, saat ini sudah merealisasikan bantuan benih ikan berupa 193.850 benih ikan nila, 92.150 benih ikan lele, 30 benih ikan koi, dan 60 benih platy," tandasnya.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam