Pertanian dan Peternakan

Solusi Pupuk Langka, Petani Diminta Mulai Gunakan Pupuk Organik

Friday, 29 September 2023 16:11 WIB
Petani mulai menggunakan pupuk organik. (Dok.lombokpost)

Radarsuara.com - Mahal dan langkanya pupuk menjadi persoalan serius bagi para petani, sebagi solusi, Dinas Pertanian Lombok Timur (Lotim), mendorong petani untuk menggunakan pupuk organik. 

Kepala Dinas Pertanian Lotim Sahri mengatakan, bahwa mahalnya harga dan terbatasnya kuota pupuk yang didapatkan tahun ini menjadi perhatian khusus pihaknya dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian.
 
Menurut dia, terkait pupuk subsidi dan non subsidi, baik yang non organik atau organik itu merupakan kebijakan dari pusat, sehingga pihaknya tidak bisa berbuat banyak, tapi tetap harus memberikan solusi.
 
"Kami sudah mengusulkan kuota pupuk sesuai dengan jatah atau kebutuhan petani. Tetapi jatah yang turun dari pemerintah pusat tahun ini berkurang," ungkap dia.
 
Dijelaskannya, salah satu cara untuk mengatasi kurangnya kuota jatah pupuk subsidi adalah dengan menggunakan pupuk non subsidi. Meski dari sisi harga, pupuk non subsidi terbilang cukup tinggi.
 
”Iya kalau yang tidak subsidi ada, tapi harganya lumayan mahal," jelansya.
 
Dia menekankan, sebagai Alternatif 
dalam mengatasi kekurangan dan mahalnya harga pupuk adalah, menggunakan pupuk organik. 
 
Menurut dia, menggunakan pupuk organik dari sisis harga yang murah, pupuk organik juga dinilai memiliki banyak kelebihan. 
 
"Untuk pertumbuhan dan kesuburan tanaman bagus, juga bisa untuk memperbaiki struktur dan tekstur lahan, sehingga tanah akan menjadi lebih subur," tuturnya.
 
Berdasarkan elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK), dari jumlah pupuk kebutuhan pupuk yang telah dilakukan, untuk pupuk Urea sebanyak 37.047 ton, yang terealisasi hanya sebanyak 17.961 ton. 
 
Kemudian pupuk NPK dari 52.408 yang diajukan, yang terealisasi hanya 584 ton, sedangkan untuk pupuk NPK Formula dari 259 ton menjadi 279 ton.
 
”Jadi masih banyak kekurangan. Tapi kami tidak berbicara terkait kekurangan ini, tapi paling penting itu bagaimana memberikan solusi, salah satunya dengan menggunakan pupuk organik,” tandas dia.
 
Penulis : Asep Supriyanto
Editor.   : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...