Pertanian dan Peternakan

Dinas Pertanian Aceh Besar Berantas Hama Wereng 

Monday, 25 September 2023 17:04 WIB
Tim Dinas Perhatian dan Petani di kabupaten Aceh Besar berantas hama wereng yang menyerang tanaman. (Dok.acehbesarkab.go.id)

Radarsuara.com - Dilanda kemarau panjang, Tanaman Padi di Kabupaten Aceh Besar terancam gagal panen, sebab selain kekurangan air, petani juga dibuat pusing dengan serangan hama wereng yang menyerang tanaman mereka.

Menyikapi persoalan yang dihadapi para petani tersebut, Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto  mengintruksikan Dinas Pertanian gerak cepat, mengatasi serangan hama wereng terhadap tanaman padi.
 
"Kondisi ini harus segera diatasi, karen jika tidak, maka petani Aceh Besar terancam gagal panen," katanya.
 
Menurut dia, untuk menjaga surplus padi di Aceh Besar serta mengamankan ketahanan pangan, maka semua pihak harus bersinergi untuk melakukan berbagai upaya guna mengantisipasi dampak buruk hama wereng.
 
"Apalagi saat ini kondisi ekonomi yang tidak stabil, harga beras mahal, jika kondisi ini berlanjut tentu akan mengganggu stabilisasi pangan di Aceh Besar, harga beras akan terus melambung tinggi dan petani juga akan susah karena gagal panen," terangnya.
 
Ia mengungkapkan, penyemprotan terhadap serangan hama wereng ini dilakukan sebagai respon cepat atas laporan akan adanya tanaman padi yang diserang hama wereng.
 
“Begitu ada laporan hama wereng menyerang tanaman padi, kita langsung bergerak cepat. Langsung kita terjun ke lokasi serangan hama wereng,” ungkapnya.
 
Menurut Iswanto, penyemprotan ini dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya tanaman padi yang terserang hama wereng.
 
“Sebagai antisipasi, kita akan lakukan lokalisasi dengan radius 25 hektar untuk disemprot pestisida setengah 7 agar serangan hama wereng ini tidak semakin meluas,” terangnya.
 
Masih kata dia, juga dapat bantuan Insektisida dari UPTD BPTPHP atau Lab Banda Aceh dalam bentuk Aplaud, Sidabas dan Mipcinta. "Semuanya sudah kita salurkan untuk petani, dan alhamdulillah sudah dilakukan penyemprotan," tandasnya 
 
Penulis : Asep Supriyanto
Editor.   : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...