Dengan adanya berbagai persoalan yang dihadapi industri sawit, dirinya minta bantuan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk aktif mensosialisasikan sehingga bisa ditemukan solusi yang kongkrit.
Menurut dia, dalam industri Sawit 41 persen lahannya dimiliki para petani Indonesia dan mampu melibatkan 17 juta pekerja di seluruh Indonesia.
Masih kata Hadi Sugeng, industri sawit menyumbang sekitar 600 triliun devisa per tahun dari hasil ekspor CPO, bagian dari produk sawit. Dengan jumlah produksi sekitar 52 juta ton sawit per tahun.
"Banyak tantangan yang harus dihadapi industri sawit dalam negeri. Salah satunya terlalu banyak instansi (K/L) yang terlibat dalam industri kelapa sawit. Saat ini ada 31 lembaga yang membuat kami lambat membuat keputusan," ungkapnya.
Persoalan lainnya, adalah mengenai produksi dan produktivitas tanaman yang relatif stagnan dan cenderung turun. Lalu kebijakan yang selalu berubah dalam waktu singkat, contohnya kasus minyak goreng.
"Kami berharap agar peran PWI bisa membantu kami mensosialisasikan masalah-masalah kami, sehingga kami bisa menemukan solusi yang akan membantu industri sawit dan petani Indonesia," tandasnya.
Sementara Ketua Umum PWI Atal S Depari, menyatakan bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan Gapli selama bertahun-tahun, dan menurutnya kolaborasi itu harus tetap dijaga.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam