Pertanian dan Peternakan

BSIP Dibutuhkan di Babel

Friday, 22 September 2023 09:08 WIB
Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Suganda Pandapotan Pasaribu saat menghadiri peringatan hari jadi yang pertama Basan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Babel. (Dok.BabelProv)

Radarsuara.com - Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Suganda Pandapotan Pasaribu menyebutkan bahwa Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Babel merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam pengawasan dan pengawalan ketersediaan pangan yang aman untuk dikonsumsi masyarakat. 

"Beras mengalami kenaikan, karena dari 9 negara pengekspor beras sudah mulai mengurangi ekspornya. Bahkan ada yang tidak lagi mengekspor beras, ini menjadi tantangan bagi kita di Kepulauan Babel," ujar Suganda, Jumat 22 September 2023.
 
Suganda mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Babel juga memberikan apresiasi kepada BSIP Babel yang kini tengah memperingati hari jadinya yang pertama.
 
Dalam momen itu, Pemprov Kepulauan Babel berharap BSIP selalu mengawasi pergerakan harga beras, sehingga aman dalam hal ketahanan pangan.
 
"Saya sangat senang, karena pihak BSIP saat ini telah berinovasi untuk kesediaan pangan dengan memanfaatkan tanaman sorgum dan porang, yang dijadikan bahan pangan alternatif bagi masyarakat," ucapnya.
 
"Semoga kedepannya dalam pengawalan produk - produk pertanian di Kepulauan Babel bisa lebih baik lagi, dengan harapan babel bisa menjadi provinsi yang menghasilkan bahan pangan dan produksi pertanian yang dibutuhkan masyarakat secara luas dan babel lebih maju," tambah Suganda.
 
Sementara itu, Kepala BSIP Babel, Agus Wahyana Anggara menuturkan bahwa BSIP merupakan suatu badan yang bergerak di bidang pengujian dan penerapan standar teknologi pertanian, yang mencakup peralatan, personil, bahan, termasuk juga dengan cara kerja.
 
"Salah satu tugas kami yakni memastikan ketersediaan bahan pangan, itu tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Selain itu, kami juga memastikan bahan pangan yang di konsumsi masyarakat harus aman," ujar Agus Wahyana.
 
"BSIP cukup berhasil dalam pengawalan dan pengawasan pangan, baik dari hulu hingga hilir, dari bibit, budidaya hingga panen hingga produk pertanian siap di ekspor," lanjutnya.
 
Diketahui, pada peringatan hari jadi yang pertama BSIP, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Stakeholder (PKS) sebagai komitmen mewujudkan pengawasan pangan dengan baik di Kepulauan Babel.
 
Penulis : Dony PH
Editor    : Khaerul Umam

 

Komentar

You must login to comment...