Pertanian dan Peternakan

Tim PKM Unsil Ajak Masyarakat Kurangi Limbah

Tuesday, 19 September 2023 12:06 WIB
Logo Universitas Siliwangi Tasikmalaya, Jawa Barat. (Dok.Unsil)

Radarsuara.com - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya, Jawa Barat, memberikan pembinaan dan pelatihan kepada Kelompok Tani Wanita (KWT) Kusari dan KWT Sauyunan di Kelurahan Sumelap Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya.

Ketua Tim Pengabdian, Rina Nuryati mengatakan, kegiatan pengabdian yang melibatkan KWT Kusari dan KWT Sauyunan adalah bagian dari upaya Unsil untuk mendukung masyarakat dalam mengurangi limbah rumah tangga, sekaligus meningkatkan produktivitas pekarangan sebagai sumber bahan pangan bagi keluarga.
 
“Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan KWT Kusari dan KWT Sauyunan dalam pengelolaan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik untuk mendukung peningkatan fungsi pekarangan sebagai penghasil bahan pangan keluarga,” jelasnya, Selasa 19 September 2023.
 
Menurutnya, pengabdian ini merupakan langkah nyata dalam mendukung pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan. 
 
Rina menyebutkan, dalam pelaksanaan kegiatan yang dilakukan selama satu pekan terhitung 8 hingga 15 September kemarin itu, pihaknya juga memberikan sejumlah materi anggota KWT Kusari dan KWT Sauyunan. Seperti  teknik pengomposan yang efektif, penggunaan pupuk organik dalam pertanian organik, dan praktik-praktik berkelanjutan dalam pengelolaan pekarangan.
 
“Itu dilakukan mengingat pembuatan pupuk organik harus sesuai dengan prosedur yang disarankan agar tidak berpengaruh negatif terhadap tanaman,” kata Rina.
 
Sementara, anggota tim pengabdian Prof Rudi Priyadi menyampaikan, pupuk organik yang dihasilkan dari limbah organik rumah tangga ini bukan hanya berdampak positif pada pertanian keluarga, tetapi juga pada lingkungan secara keseluruhan. 
 
“Hal ini adalah solusi yang berkelanjutan untuk mengatasi masalah limbah organik,” ujarnya.
 
Oleh karenanya, setelah melaksanakan semua kegiatan pengabdian, berharap dapat diterapkan praktik-praktik yang telah diajarkan oleh tim dosen dan mahasiswa. Tentunya agar KWT Kusari dan KWT Sauyunan dapat terus memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang telah mereka pelajari.
 
“Arahnya untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian pangan keluarga mereka,” tandasnya.
 
Penulis : Dony PH
Editor.   : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...