Pertanian dan Peternakan

Penyuluh Tinjau Demplot Scaling Up SIMURP 

Friday, 15 September 2023 14:08 WIB
Peninjauan Demplot Scaling Up SIMURP oleh Penyuluh Pertanian. (Dok.jatimprov.go.id)

Radarsuara.com - Untuk mengetahui perkembangan pertanian di daerah, Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur meninjau sekaligus evaluasi demplot Scaling Up SIMURP di Kabupaten Jember. 

Penyuluh Dinas Pertanian Dyah Sulistyowati mengatakan, kunjungannya ke lokasi demplot di Jember bertujuan meninjau sejauh mana program tersebut berjalan.
 
Seperti diketahui, 2 Demplot Scaling Up SIMURP  dilaksanakan oleh kelompok tani Tirto Bakti II Desa Sukamakmur dan kelompok tani Rukun Santoso Desa Mangaran.
 
"Kedua desa itu menerima demplot Scaling Up SIMURP masing-masing seluas 25 hektar, hingga totalnya mencapai 50 hektar dalam satu hamparan yang sama," katanya.
 
Dirinya melakukan evaluasi untuk teknologi CSA yang telah diterapkan petani di lokasi demplot, antara lain pengairan berselang (intermittent), pemupukan berimbang.
 
"Termasuk varietas benih unggul produksi tinggi tahan cekaman iklim, penggunaan pupuk organik, pengendalian OPT terpadu, tanam benih usia muda, penggunaan kalender tanam, dan pengukuran Gas Rumah Kaca (GRK)," jelasnya.
 
Dijelaskannya, dari hasil dari evaluasi ternyata makin banyak petani demplot yang mau menerapkan teknologi CSA, terutama dalam pergantian pestisida kimia dengan pestisida hayati untuk mengendalikan OPT yang ramah lingkungan.
 
"Ini memberikan dampak positif, sehingga penggunaan bahan organik seperti pupuk dan pestisida hayati program SIMURP supaya makin dikembangkan," pesannya.
 
Dia juga menjelaskan, bahwa penggunaan pupuk organik dapat membantu mengembalikan kesuburan tanah, sedangkan pestisida hayati mampu mencegah dan mengendalikan OPT.
 
"Selain bagus untuk ekosistem, menggunakan bahan organik juga lebih murah sehingga bisa menekan biaya produksi," tandasnya.
 
Penulis : Asep Supriyanto
Editor.   : Khaerul Umam
 

Komentar

You must login to comment...