Pertanian dan Peternakan

Kementan Siapkan 500 Ribu Hektare Lahan dan Benih

Tuesday, 12 September 2023 18:09 WIB
Ilustrasi lahan persawahan. (Dok.Pixabay)

Radarsuara.com - Kementerian Pertanian (Kementan), menyiapkan sekitar 500.000 hektare lahan dan benih untuk meningkatkan produksi serta menjaga stabilitas pangan nasional di tengah masalah iklim El Nino.

Melalui Gerakan Nasional (Gernas), lahan yang disiapkan tersebut untuk sebaran enam provinsi utama dan empat provinsi pendukung selama periode Agustus sampai Oktober 2023.
 
Provinsi utama itu meliputi Sumatera Utara (19 kabupaten) dengan luas lahan 57.997 hektare, Sumatera Selatan (7 kabupaten) 103.672 hektare, Jawa Barat (14 kabupaten) 61.075 hektare, Jawa Timur (11 kabupaten) 53.458 hektare, Jawa Tengah (14 kabupaten) 45.339 hektare, dan Sulawesi Selatan (11 kabupaten) 32.503 hektare.
 
Sedangkan provinsi pendukung meliputi Lampung (7 kabupaten) seluas 26.626 ha, Banten (4 kabupaten) 36.016 ha, Kalimantan Selatan (11 kabupaten) 62.872 ha, serta Nusa Tenggara Barat (8 kabupaten) 21.159 ha.
 
Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi mengatakan, sejak awal, pihaknya sudah menyiapkan langkah antisipasi yang diikuti dengan adaptasi, mitigasi, hingga kolaborasi dengan sejumlah pihak untuk menanggulangi dampak El Nino.
 
Adapun fokus yang dilakukan dalam Gernas El Nino ini, kata dia, dimulai dari koordinasi dengan pihak terkait, pendataan atau pemetaan, penyediaan sumber pengairan, distribusi benih, distribusi pupuk, gerakan tanam (Gertam), gerakan penanganan kekeringan dan pengendalian OPT, pengawalan asuransi dan pembiayaan, serta penanganan panen dan pasca panen.
 
“Untuk distribusi benih, kita mulai dengan mengidentifikasi kebutuhan benih di tiap daerah, memfasilitasi penyediaan benih tahan kekeringan dan OPT, sampai pengawalan dalam penyaluran benih,” ungkap Suwandi dalam keterangan resminya, Selasa 12 September 2023.
 
Kemudian, ada juga strategi temporer yang meliputi perbanyakan embung, sumur resapan, sosialisasi budidaya hemat air, meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait (Pemda, PUPR, dan kelembagaan tani), meningkatkan penyuluhan tentang pemanfaatan informasi iklim melalui PPDPI, dan DEM Area DPI.
 
“Untuk langkah jangka panjang, kami juga bekerja sama dengan instansi terkait untuk menjaga sumber air dan pelestarian lingkungan, dan memperkuat penyuluhan bersama pemerintah daerah,” kata Suwandi.
 
Penulis : Dony PH
Editor.   : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...