Pertanian dan Peternakan

Jeruk Kalamansi Didorong Jadi Komoditas Unggulan 

Monday, 11 September 2023 18:05 WIB
Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Bengkulu bersama Kantor Layanan Teknis Badan Standardisasi Nasional (KLT BSN) Sumatera Selatan, mendorong pengembangan budidaya jeruk kalamansi sebagai komoditas unggulan untuk menjadi produk sirup Kalamansi. (Dok.Pixabay)

Radarsuara.com - Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Bengkulu bersama Kantor Layanan Teknis Badan Standardisasi Nasional (KLT BSN) Sumatera Selatan, mendorong pengembangan budidaya jeruk kalamansi sebagai komoditas unggulan untuk menjadi produk sirup Kalamansi. 

Kepala BSIP Bengkulu, Dedy Irwandi mengatakan, bahwa pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah untuk para petani termasuk produk UMKM.

“Pemerintah tidak hanya fokus pada produktivitas, namun juga peningkatan nilai tambah agar produk unggulan daerah dapat bersaing di pasar global melalui penerapan SNI dalam konteks ini pada produk Sirup Jeruk Kalamansi,” ungkapnya, Senin 11 September 2023.

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Bengkulu Tengah, Sugeng Oswari mengatakan, bahwa upaya peningkatan itu harus dijalankan dengan baik oleh para pelaku pertanian dan UMKM.

"Kami mengimbau agar para pelaku usaha dapat menghasilkan produk-produk yang sesuai standar pasar," katanya.

Terpisah, salah satu personel KLT BSN Sumatera Selatan, Harsono mengatakan, bahwa peningkatan pengembangan budidaya jeruk kalamansi sudah berjalan. Salah satunya ada di UMK Giwigewi yang sudah berdiri sejak 2013.

Di sana, kata dia, pihaknya telah melaksanakan kegiatan pembinaan dan pendampingan persiapan Sertifikasi SNI 3544:2013 tentang Sirup ke UMK Giwigewi dengan produksi sirup kalamansi yang berasal dari bahan baku jeruk kalamansi yang dihasilkan oleh petani jeruk kalamansi di Bengkulu.

“Permulaan gerakan budi daya Jeruk Kalamansi di Bengkulu ditandai dengan pencanangan gerakan Satu Desa Satu Produk atau One Village One Product (OVOP) oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Boediono pada tahun 2009 yang lalu,” ungkapnya.

Penulis : Dony PH
Editor.   :  Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...