1. Mencegah Darah Tinggi
Tanaman ini dapat mencegah tekanan darah tinggi karena kandungan antioksidan dan antiinflamasinya.
Kandungan yang ada dalam daun kumis kucing mampu menyerang Enzim Pengubah Angiotensin melalui bantuan dari asam rosmarinic. Sehingga, peregangan pada pembuluh darah terjadi yang akhirnya mencegah tekanan darah.
2. Mengatasi Masalah Ginjal
Ekstrak daun dan batang dari tanaman ini dapat mengatasi batu ginjal. Hal ini disebabkan sifat anti-inflamasi dan anti-mikroba yang ada dapat mencegah infeksi pada ginjal dan saluran kemih.
Selain itu, daun kumis kucing saat diolah menjadi teh memiliki sifat diuretik dan detoksifikasi alami, mampu mengeluarkan racun dari tubuh. Alhasil, batu ginjal dapat menghilang.
3. Mencegah Diabetes
Manfaat selanjutnya, daun kumis kucing mengandung asam ursolat dan oleanolat, yang mampu menurunkan kadar glukosa dalam darah di tubuh.
Selain itu, tanaman ini juga memiliki sifat anti-inflamasi yang baik dalam pencegahan diabetes. Saat diolah menjadi teh, peningkatan leptin di dalam tubuh terjadi yang sangat baik dalam mengontrol gula darah.
4. Mengatasi Jamur
Tanaman kumis kucing memiliki sifat antijamur, salah satu fungsinya untuk mengatasi infeksi dari jamur, terutama yang disebabkan Candida Albicans.
Infeksi jamur ini dapat menyebabkan infeksi saluran kencing dan candidemia. Maka dari itu, konsumsi olahan tanaman ini menjadi salah satu cara alami yang bisa dipilih untuk pengobatan.
Kumis Kucing juga mampu mengatasi gangguan yang disebabkan oleh virus, termasuk penyakit Dengue. Hal ini disebabkan adanya senyawa polisakarida, terpenda, alkaloid, dan fenolat yang ampuh untuk atasi gangguan disebabkan oleh virus.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam