Pertanian dan Peternakan

Petani Terdampak Kemarau Harus Diberi Insentif

Thursday, 07 September 2023 10:06 WIB
Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan mendorong pemerintah memberikan insentif khusus kepada para petani yang mengalami gagal panen akibat kemarau berkepanjangan di sejumlah wilayah di Indonesia. (Dok.DPR)

Radarsuara.com - Di sejumlah daerah, banyak petani yang mengalami gagal panen akibat dari kemarau berkepanjangan. Hal ini membuat anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan meminta pemerintah memberikan insentif khusus kepada para petani.

Dia menilai, gagal panen tersebut memberikan dampak yang luas bagi perekonomian negara, terlebih kini tengah terjadi kenaikan harga beras di banyak daerah.
 
"Kerugian yang ditimbulkan akibat gagal panen cukup besar sehingga petani kesulitan untuk menanam kembali lahan pertaniannya karena tidak ada modal. Pemerintah harus menyiapkan program insentif bagi para petani. Karena gagal panen di sejumlah daerah di Indonesia akan berdampak pada ketahanan pangan masyarakat,” kata Daniel Johan, Kamis 7 September 2023.
 
Dia membeberkan, sejumlah lahan pertanian di Indonesia mulai diserang kekeringan, salah satunya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Belasan hektare lahan pertanian di wilayah ini dilaporkan terancam gagal panen akibat kekeringan, khususnya yang berada di Kecamatan Jampang Tengah.
 
Kemudian ada juga lahan pertanian di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat di mana lahan yang terdampak sebanyak 16.353 hektare dan lahan terancam seluas 3.618,5 hektare. 
 
Menurut Daniel, hal itu juga berpotensi terjadi wilayah Kalimantan Barat yang saat ini para petaninya tengah was-was dihadapi dengan ancaman gagal panen.
 
“Seluruh petani di Kalimantan Barat juga was-was gagal panen karena kondisi kemarau kali ini cukup parah. Sehingga (insentif khusu petani) memang dibutuhkan afirmatif dari Pemerintah,” jelas Politisi Fraksi PKB ini.
 
Daniel menilai bahwa instensif tersebut akan sangat membantu menjaga ketahanan pangan di Indonesia. Sebab, pertanian di daerah menjadi pondasi dalam menghasilkan pangan yang baik.
 
Bukan hanya memberikan insentif bagi para petani, dia juga mendorong pemerintah untuk melakukan peningkatan infrastruktur irigasi. Dengan begitu, produksi pertanian tetap kuat meski mengalami musim kemarau yang panjang.
 
"Investasi dalam infrastruktur irigasi yang lebih baik telah membantu petani dalam menghadapi musim kemarau yang semakin panjang dan parah. Ini adalah langkah proaktif yang sangat diperlukan untuk menjaga ketahanan pangan wilayah ini," jelas legislator Dapil Kalimantan Barat I tersebut.
 
Penulis : Dony PH
Editor.   : Khaerul Umam
 

 

Komentar

You must login to comment...