Pertanian dan Peternakan

Jaga Pertanian Tetap Produktif di Musim Kemarau

Friday, 01 September 2023 18:05 WIB
Sejumlah Titik Lahan Pertanian di Kabupaten Bekasi Alami Krisis Air. (Dok.bekasikab.go.id)

Radarsuara.com - Meski sedang dihadapkan dengan situasi kemarau panjang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi konsisten menjaga lahan pertanian agar tetap produktif.

Untuk itu, pihak Pemkab Bekasi menyiapkan beberapa strategi dalam mengantisipasi efek dan dampak musim kemarau ekstrim di tahun ini. Meskipun sudah ada sejumlah lahan pesawahan yang mengalami kesulitan air.
 
Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengaku pihaknya tetap menjaga sektor pertanian dengan melakukan upaya terbaik sebagai langkah solutif dalam menanggulangi bencana kekeringan.
 
“Untuk persawahan yang memiliki potensi sumber air atau aliran sungai kita berikan bantuan pompa, bahkan saat ini puluhan pompa sudah kita operasikan," kata Pj Bupati.
 
Dia menerangkan, kalau misalnya salurannya terhambat maka Dinas PUPR dan Dinas Pertanian akan melakukan pembersihan saluran termasuk normalisasi.
 
Untuk treatment selanjutnya kata dia,  mengenai lahan-lahan persawahan yang tidak memiliki potensi sumber pengairan, maka alih fungsi lahan menjadi salah satu strategi yang paling efektif sehingga lahan-lahan yang terdampak dapat tetap produktif.
 
Dijelaskan Dani, untuk sementara waktu salama musim kemarau maka petani lebih mengedepankan penanaman komoditas seperti palawija dibanding menanam padi.
 
"Petani kita suport dengan bantuan benih cabai dan lain sebagainya karena sudah tidak mungkin lagi mencari sumber air untuk melakukan penanaman padi,” katanya.
 
Dia berharap, dengan berbagai langkah upaya dan strategi terkait treatment terhadap lahan-lahan pertanian yang mengalami kekeringan. Para petani tetap dapat melakukan aktivitasnya tergantung pada dua strategi tersebut.
 
"Kami jamin musim kekeringan yang terjadi di Kabupaten Bekasi ini tidak berdampak pada krisis pangan karena lahannya tetap produktif,” tandas dia.
 
Penulis : Asep Supriyanto
Editor.   : Khaerul Umam
 

Komentar

You must login to comment...