Pertanian dan Peternakan

Urgensi Penggunaan Big Data di Sektor Pertanian

Friday, 01 September 2023 15:07 WIB
Kepala Diskominfo Jawa Tengah, Riena Retnaningrum mensosialisasikan pengembangan pembangunan koneksi jaringan data informasi sektor pertanian di daerahnya. (Dok.JatengProv)

Radarsuara.com - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah terus membangun koneksi jaringan data informasi sektor pertanian secara luas, melalui big data yang terkoneksi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di daerahnya.

Kepala Diskominfo Jateng, Riena Retnaningrum menilai, keberadaan big data pertanian sangat penting. Karenanya, pihaknya menggandeng OPD, khususnya sektor pertanian untuk kelengkapan data tersebut.
 
“Berbagai sumber big data komoditas pertanian tersebut jika diolah dengan baik, akan sangat membantu stakeholder dalam pengambilan keputusan terkait berbagai kebijakan,” ujar Riena, Sabtu 2 September 2023.
 
Lebih lanjut dia menjelaskan, jika big data itu dibangun maka akan memberikan informasi yang menyeluruh mengenai ketahanan pangan di Jawa Tengah.
 
“Data yang dihasilkan berupa informasi komoditas pertanian, sebagai hasil pengolahan data dari perangkat daerah. Di antaranya sebaran produksi, pola produksi, sentra produksi, luas area panen, serta harga komoditas,” jelas Riena.
 
Mengingat pentingnya data sektor pertanian, Riena berharap para produsen data dari OPD sektor pertanian, dapat berkerja sama untuk terus menyempurnakan big data tersebut.
 
“Tentu saja nanti akan terus berkembang dengan kelengkapan-kelengkapannya. Harapan kami dapat segera terintegrasi dengan Satu Data Indonesia,” katanya.
 
Sementara, Asisten Administrasi Setda Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Arif Sambodo mengatakan, saat ini sektor pertanian menghadapi tantangan pertumbuhan populasi yang cepat. Sehingga produksi pangan pun harus bisa mengimbangi.
 
Namun, diakuinya, banyak faktor yang mempengaruhi produksi. Seperti cuaca, iklim, maupun kejernihan air, yang berbeda di setiap wilayah. Produksi tersebut mesti terus dipantau untuk menjamin ketahanan pangan di provinsi ini.
 
“Sehingga pemanfaatan teknologi big data ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan di Jawa Tengah,” ujar Arif.
 
Arif mengingatkan, basis data yang dimiliki harus akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan. Sehingga menghasilkan kebijakan yang tajam dan tepat sasaran.
 
Penulis : Dony PH
Editor.   : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...