Bantuan itu antara lain, bibit sapi 850 ekor, kambing 2.241 ekor, ayam 3.808 ekor, itik 2.142 ekor, dan babi 794 ekor dan disalurkan melalu Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan kepada para kelompok tani.
Menurut Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo mengatakan, pihaknya saat ini fokus pengembangan sektor peternakan, supaya ke depan bisa swasembada hewan ternak.
"Kami berikan bantuan bibit untuk para peternak, mulai sapi, kambing, ayam, itik, dan babu, total anggaran Rp 43 miliar," kata Wagub.
Selain bibit, pihaknya juga memberikan bantuan sarana-prasarana pendukung usaha peternakan kepada masyarakat, supaya peternak tak lagi terbebani untuk belanja kebutuhan perlengkapan ternaknya.
"Ada juga, bantuan pembangunan kandang ternak, alsintan, pakan ternak, serta vaksin dan obat-obatan dalam bentuk hibah ke masyarakat," urainya.
Selain memenuhi kebutuhan penunjang seperti sarpras, tahun ini pihaknya juga akan membangun Pabrik Pakan Ternak berkapasitas 30 ton/hari.
"Jadi, nanti peternak tak lagi harus beli pakan dengan harga mahal, sebab kami telah sediakan pakan murah bagi peternak, dan Apartemen Ayam Broiler berkapasitas 30 ribu ekor," ungkapnya.
Diakui Wagub, program tersebut, merupakan upaya dalam pengendalian inflasi. Dan hal itu selaras dengan semangat Pemerintah Provinsi Kalteng untuk mewujudkan Kalteng makin berkah.
Dirinya menyebut, komoditas peternakan merupakan salah satu sumber pangan yang dibutuhkan masyarakat dan bisa berkontribusi dalam pengendalian inflasi.
Terakhir, dia meminta kepada stakeholders yang bergerak dalam pelaksanaan fungsi peternakan dan kesehatan hewan agar terus berperan aktif mengawal program peternakan.
"Ayo, terus tingkatkan inovasi, etos kerja, dan kompetensi dalam menjalankan, memajukan peternakan dan Kesehatan hewan di Provinsi Kalteng," tandasnya.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam