Pertanian dan Peternakan

Terbukti, Tanam Jagung Pakai Biosaka Buatan Lebih Menguntungkan

Saturday, 26 August 2023 12:12 WIB
Panen raya Jagung dalam rangka program ketahanan pangan bersama Kodim 0726/Sukoharjo. (Dok.portal.sukoharjokab.go.id)

Radarsuara.com - Pupuk biosaka buatan mampu memberi kesuburan tanaman sehingga membuahkan hasil yang lebih maksimal. Hal itu terbukti dalam uji demplot di Desa Krajan, Kecamatan Gatak Sukoharjo.

Dalam uji demplot penggunaan biosaka pada tanaman jagung mampu mendapatkan hasil panen hingga 5 ton per hektare. Dan hasil tersebut jauh lebih baik dibanding penggunaan pupuk kimia.
 
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (DPP) Sukoharjo Bagas Windaryatno mengatakan bahwa demplot tersebut sebagai uji inovasi baru yakni menanam jagung dengan menggunakan pupuk biosaka.
 
"Kami ada demplot uji biosaka. Biosaka adalah elisitor, atau zat yang dapat mengoptimalkan peran tanaman yang menarik unsur hara, dan hasilnya cukup maksimal," kata Bagas. 
 
Bagas menjelaskan, biosaka yang dibuat  oleh instansinya menggunakan rumput, lalu diproses hingga menghasilkan elisitor, selajutnya disemprotkan ke tanaman.
 
Pihaknya melakukan pengujian ke petak kontrol. Di mana 1 petak pupuk NPK dikurangi 25 persen, 1 petak lagi pupuk NPK dikurangi 50 persen.
 
"Disitu kami bandingan, tanaman yang pakai biosaka dengan tanaman dengan pemupukan biasa," beber Bagas.
 
Hasilnya kata Bagas, tanaman jagung yang pupuk NPK dikurangi 50 persen dan menggunakan biosaka hasilnya lebih baik. "Terbukti, hasilnya mencapai 5 ton per hektare," jelasnya.
 
Setelah melihat bahwa hasilnya cukup memuaskan, maka kedepan pihaknya akan melatih petani untuk membuat elisitor biosaka. 
 
"Kami harap petani juga bisa ikut menerapkan sehingga produktivitas padi dan jagung akan semakin meningkat dan akhirnya bisa meningkatkan kesejahteraan petani itu sendiri," tandasnya.
 
Penulis : Asep Supriyanto
Editor.   : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...