Pertanian dan Peternakan

Kopi Muara Enim Siap Bertarung di Kancah Internasiona

Monday, 21 August 2023 16:17 WIB
Foto bersama usai bimtek BSIP dan KLT BSN untuk petani dan pelaku usaha kopi di Provinsi Sumatera Selatan (Dok.BSN)

Radarsuara.com - Kepala KLT BSN Sumatera Selatan, Angga Madi Utomo mengatakan, Sumatera Selatan memiliki areal perkebunan kopi sekaligus penghasil kopi dan produk kopi terbesar di Indonesia dengan kontribusi sebesar 27 persen dari produksi nasional. Sehingga, potensi tersebut harus dimaksimalkan.

“Kabupaten Muara Enim, sebagai penghasil kopi terbanyak di Provinsi Sumatera Selatan memiliki potensi yang sangat tinggi untuk terus dikembangkan sehingga berdampak positif secara sosial maupun ekonomi,” kata Angga, Senin 21 Agustus 2023.
 
Hal tersebut, sambung Angga, dapat terealisasi dengan dukungan dari berbagai pihak termasuk dari Kementerian Perdagangan yang telah menandatangani Persetujuan Kopi Internasional (International Coffee Agreement / ICA) 2022 di Sekretariat Organisasi Kopi Internasional (International Coffee Organization / ICO) London, Inggris pada Maret 2023. 
 
Untuk menindaklanjuti hal itu, petani dan pelaku usah kopi di Kecamatan Semende, Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan, diberikan bimbingan teknis (bimtek) oleh Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) dan Kantor Layanan Teknis Badan Standardisasi Nasional (KLT BSN).
 
Bimtek yang diikuti 50 peserta tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman petani serta para pelaku usaha dalam penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan kiat-kiat peningkatan produk serta 
daya saing kopi.
 
Melalui Bimtek ini, pihaknya berharap para petani dan pelaku usaha kopi mendapatkan dampak positif hingga ekspor kopi nasional bisa meningkat dan harganya stabil.
 
"Sehingga (ini) dapat meningkatkan kesejahteraan petani kopi di Indonesia. Tentunya dengan didukung oleh kemampuan petani dan pelaku usaha kopi dalam memenuhi standar dan kualitas mutu kopi yang diolah," jelas Angga.
 
Di samping itu, KLT BSN Sumsel juga diketahui telah mengelaborasi lebih lanjut mengenai program SNI Bina UMK yang memberikan kemudahan berusaha bagi para UMK kategori risiko rendah dengan komitmen kuat untuk menerapkan SNI setelah memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS).
 
Kepala BSIP Sumatera Selatan, Suharyanto mengatakan, kehadiran pihaknya dalam kolaborasi ini untuk membawa usaha semakin maju, mandiri dan modern.
 
"Utamanya melalui penerapan SNI guna peningkatan kualitas serta nilai jual kopi dan produk kopi Sumatera Selatan baik untuk pasar domestik maupun ekspor," kata dia.
 
Penulis : Dony PH
Editor    : Khaerul Umam
 
 
 

Komentar

You must login to comment...