Kegiatan itu dilaksanakan di Kampung Garogol RT 5/RW 3, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang dan dikelola Yayasan Nusantara Barkah Annahdiyyah.
"Alhamdulilah, bantuan dari PLN ini dapat mengembangkan dan memulihkan usaha budidaya jamur tiram yang sebelumnya terkena dampak gempa," Ketua Yayasan Nusantara Barkah Annahdiyyah, Ujang Sahi
Ujang menuturkan, akibat gempa bumi, usaha budidaya jamurnya berhenti beroperasi, dan dirinya mengalami kerugian hingga Rp 150 juta.
"Jadi, bantuan program TJSL PLN ini kami gunakan untuk memperbaiki bangunan, serta melengkapi peralatan seperti mesin press, oven, kompor gas beserta tabungnya, dan mesin steamer baglog masing-masing sebanyak dua unit," tuturnya.
Dijelaskannya, mesin steamer baglog jamur memang sangat diperlukan untuk mengukus baglog jamur tiram putih agar steril sebelum nantinya siap untuk digunakan sebagai media penanaman jamur.
"Ini fungsinya untuk memanaskan dan mempertahankan uap panas sehingga bisa mematikan bakteri atau jamur yang ada pada media baglog,” ungkapnya.
Sedangkan Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cianjur, Agus Tasya menyampaikan, PLN mendukung pemulihan pascagempa baik dalam sektor kelistrikan maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Program TJSL ini kami harapkan dapat membantu pemulihan ekonomi masyarakat. Semoga usaha budidaya jamur ini dapat terus berkembang,” katanya.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam