Pertanian dan Peternakan

Berharap Pada Langkah Konkrit Komisi Irigasi

Wednesday, 16 August 2023 14:07 WIB
Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mengukuhkan tim Komisi Irigasi untuk menjaga ketahanan pangan. (Dok.JatengProv)

Radarsuara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah membentuk tim Komisi Irigasi untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayahnya.

Tim yang telah dikukuhkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno itu diharapkan mampu mengatur irigasi menjadi lebih efektif, efisien, lestari dan ketahanan pangan terus terjaga.
 
“Irigasi ini menjadi peran yang sangat penting terkait ketahanan pangan di Jawa Tengah. Karena produksi-produksi pertanian kita banyak di-support dari irigasi,” ujar Sumarno, Rabu 16 Agustus 2023.
 
Lebih lanjut, dia menjelaskan, dengan adanya Komisi Irigasi yang merupakan lembaga koordinasi dan komunikasi antara wakil pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/ kota, serta pengguna air dan jaringan irigasi, koordinasi, kolaborasi, dan kerja sama antar anggota diharapkan dapat berjalan lebih efektif. 
 
Dengan infrastruktur irigasi yang baik, dia meyakini upaya pencapaian ketahanan pangan melalui penyediaan air irigasi untuk kegiatan pertanian.
 
“Komisi Irigasi ini menjadi wadah untuk koordinasi semua stakeholder yang ada terkait irigasi. Jadi dengan adanya wadah ini, koordinasi, kolaborasi, dan kerja sama tentu akan berjalan lebih efektif,” jelas Sumarno.
 
Sumarno menilai, keberadaan Komisi Irigasi sangat diperlukan, mengingat ketahanan produksi pangan di Jateng sangat tergantung pada irigasi. 
 
Karenanya, perhatian pemerintah terhadap irigasi pertanian terus ditingkatkan. Di antaranya melalui pembangunan saluran infrastruktur irigasi di berbagai daerah, sehingga penggunaan air lebih efektif dan efisien.
 
Tak hanya itu, dia menjelaskan, peran Komisi Irigasi sangat penting dalam manajemen atau pengelolaan irigasi. Salah satunya, menghindari adanya aksi rebutan air yang kerap terjadi antar petani. 
 
Terlebih saat musim kemarau kering seperti sekarang, peran anggota Komisi Irigasi sangat diperlukan untuk mengendalikan manajemen air, agar penggunaan air irigasi lebih efektif dan efisien.
 
Sumarno pun meminta tim untuk bersiap siaga dalam menghadapi fenomena El Nino untuk mengantisipasi kekeringan, baik di sektor pertanian maupun ketersediaan air bersih. 
 
Antara lain dengan penyesuaian pola tanam, karena menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kemarau kering akan melanda Indonesia, termasuk wilayah Jateng hingga akhir September 2023.
 
“Harapan kami irigasi di Jateng menjadi efisien dan efektif, dan tidak kalah penting adalah bisa menjaga kelestarian,” tandas Sumarno.
 
Penulis : Dony PH
Editor.   : Khaerul Umam
 
 

Komentar

You must login to comment...