Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko mengatakan, bantuan alsintan sebagai instrumen untuk meningkatkan efisiensi usaha tani dan daya saing produk pangan disalurkan ke kelompok tani.
Menurut dia, selama ini, pertanian menjadi sektor prioritas, karena Ponorogo masuk 10 besar daerah penyangga pangan di Jawa Timur.
"Jadi, struktur ekonomi Kabupaten Ponorogo paling besar ditopang oleh lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan," ungkapnya.
Dirinya berpendapat, penggunaan mesin pertanian merupakan salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani, meningkatkan mutu dan nilai tambah produk, serta pemberdayaan petani.
Dampak dari peningkatan kecukupan air bersamaan pembangunan jaringan irigasi itu berupa bertambahnya lahan sawah sekitar 200 hektare sehingga luasan totalnya menjadi 35.100 hektare.
‘’Dengan didukung alsintan, maka kuantitas dan kualitas hasil panen akan terus meningkat,’’ tandas Bupati.
Seperti diketahui, sebanyak 120 poktan serta gapoktan di Ponorogo mendapatkan bantuan combine harvester besar, hand traktor, cultivator, corn sheller, hand sprayer, bibit tanaman unggul, mesin perajang tembakau, dan motor roda tiga.
Keberpihakan Pemkab Ponorogo terhadap petani juga dibuktikan dengan pembangunan sumur dalam yang ditargetkan 250 unit pada 2024 mendatang.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam